Nasional

10 Tersangka Mantan Anggota DPRD Muara Enim Segera Diadili di PN Palembang

INDOPOSCO.ID – Berkas perkara 10 tersangka mantan anggota DPRD Muara Enim, Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) periode 2019-2024 dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi (TPK) penerimaan hadiah atau janji terkait pengadaan barang dan jasa di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) dan pengesahan APBD Kabupaten Muara Enim tahun 2019 telah dilimpahkan ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri (PN) Palembang.

“Jaksa KPK Agung Satrio Wibowo, Kamis (6/1/2022) telah melimpahkan ke Pengadilan Tipikor pada PN Palembang yaitu berkas perkara bersama dengan surat dakwaan untuk terdakwa Indra Gani dan kawan-kawan,” ujar Pelaksana Tugas (Plt) Juru Bicara KPK, Ali Fikri, Jumat (7/1/2022).

Ali mengatakan kewenangan penahanan menjadi sepenuhnya wewenang Pengadilan Tipikor dan tim jaksa meminta agar penetapan penahanan tetap dilakukan di Rutan KPK.

Tersangka yang ditahan di Rutan KPK Kavling C1, yakni Indra Gani BS, Ari Yoca Setiadi, Mardiansyah dan Muhardi.

Sementara tersangka yang ditahan di Rutan KPK pada Gedung Merah Putih, yakni Ishak Joharsah, Ahmad Reo Kusuma, Marsito dan Fitrianzah.

Sedangkan tersangka yang ditahan di Rutan KPK pada Pomdam Jaya Guntur, yakni Subahan dan Piardi.

Baca Juga: Kasus Suap Mantan Bupati Muba, KPK Periksa Dua Pejabat Dinas PUPR

“Tim jaksa kemudian menunggu penetapan penunjukkan majelis hakim dan penetapan hari sidang dengan agenda pertama adalah pembacaan surat dakwaan,” kata Ali.

Para terdakwa didakwa dengan dakwaan, pertama : Pasal 12 huruf (a) UU Tipikor Jo Pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHP Jo Pasal 64 ayat (1) KUHP atau kedua, Pasal 11 UU Tipikor Jo Pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHP.

Dalam perkara ini, KPK sebelumnya telah menetapkan 6 orang tersangka yakni Robi Okta Fahlevi, Ahmad Yani, Elfin MZ Muchtar, Aries HB dan Ramlan Suryadi, perkaranya telah berkekuatan hukum tetap.

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button