• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Pemerintah Diminta Prioritaskan Daerah yang Berpotensi Tinggi Penularan Omicron

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Kamis, 6 Januari 2022 - 16:00
in Nasional
omicron

Ilustrasi virus Covid-19 varian baru Omicron. Foto: Antara/Andi Firdaus

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pemerintah pusat diminta untuk melakukan pemetaan potensi daerah yang berpotensi tinggi tingkat penularan Covid-19.

Sehingga, daerah-daerah itu nantinya yang akan menjadi sasaran utama vaksinasi booster. Cara itu dinilai lebih berkeadilan dibandingkan menggunakan sistem syarat.

BacaJuga:

Kritisi Penggolongan UKT Anak ASN, DPR: Dianggap Mampu, Padahal Banyak yang Kewalahan Biaya Kuliah

Dituding Intervensi Kasus Viral, Komisi III DPR Buka Suara: “Kami Hanya Awasi, Bukan Penegak Hukum”

Soroti Usulan JK, Fraksi Gerindra Ingatkan Risiko Daya Beli Anjlok Jika Harga BBM Naik

Pengamat Kebijakan Publik, Ahmad Sururi mengatakan, pemerintah harus mengidentifikasi potensi daerah yang tingkat penularannya lebih tinggi.

Baca Juga : Begini Aturan Baru bagi Mereka yang Kontak Erat dengan Orang Positif Omicron

Dari identifikasi itu, akan diketahui prioritas kebijakan untuk mendapatkan porsi jatah vaksinasi terbanyak.

“Titik tekannya yang harus dilakukan identifikasi pemetaan sebaran varian yang belum clear. Ketika vaksinasi akan dilakukan menggunakan persyaratan, pemetaan harus dilakukan agar daerah mana yang harus mendapatakan porsi lebih besar,” katanya, Kamis (6/1/2022).

Ia menilai, jika penghapusan persyaratan akan lebih masif dalam akselerasi vaksinasi booster, sebaiknya dihapuskan.

Baca Juga : Gejala Paling Banyak Muncul Pasien Omicron di Indonesia Batuk Pilek

“Bisa saja persyaratan dihapus jika itu agar akselerasinya lebih tinggi,” ujarnya.

Selain itu, pemerintah juga harus memastikan vaksinasi dilakukan secara gratis. Mengingat, sejauh ini masyarakat sudah dihembuskan isu vaksin booster berbayar.

“Jadi masyarakat memiliki kesadaran tinggi mengikuti vaksinasi, agar masyarakat tidak kebingungan dengan isu di 2022 harus bayar,” ungkapnya.

Menurutnya, energi kesadaran masyarakat harus dijaga, karena masyarakat sudah mulai pudar antusiasnya.

“Energi mungkin jangan dibuat dingin terutama buat pejabat, karena Covid belum sepenuhnya musnah, apalagi ada Omicron harus tetap konsisten kepada masyarakat ada varian baru, jadi langkahnya harus strategi,” jelasnya.(son)

Tags: Omicronpandemi covid-19Varian Omicron

Berita Terkait.

Kritisi Penggolongan UKT Anak ASN, DPR: Dianggap Mampu, Padahal Banyak yang Kewalahan Biaya Kuliah
Nasional

Kritisi Penggolongan UKT Anak ASN, DPR: Dianggap Mampu, Padahal Banyak yang Kewalahan Biaya Kuliah

Senin, 13 April 2026 - 01:52
Dituding Intervensi Kasus Viral, Komisi III DPR Buka Suara: “Kami Hanya Awasi, Bukan Penegak Hukum”
Nasional

Dituding Intervensi Kasus Viral, Komisi III DPR Buka Suara: “Kami Hanya Awasi, Bukan Penegak Hukum”

Minggu, 12 April 2026 - 23:54
Soroti Usulan JK,  Fraksi Gerindra Ingatkan Risiko Daya Beli Anjlok Jika Harga BBM Naik
Nasional

Soroti Usulan JK, Fraksi Gerindra Ingatkan Risiko Daya Beli Anjlok Jika Harga BBM Naik

Minggu, 12 April 2026 - 22:09
Alumni UNS, dari Menteri sampai Profesional, Kumpul Bangun Jejaring dan Kolaborasi
Nasional

Alumni UNS, dari Menteri sampai Profesional, Kumpul Bangun Jejaring dan Kolaborasi

Minggu, 12 April 2026 - 21:13
Lolos TEEP, 3 Mahasiswa Atma Jaya Perluas Jejak Akademik ke Taiwan
Nasional

Lolos TEEP, 3 Mahasiswa Atma Jaya Perluas Jejak Akademik ke Taiwan

Minggu, 12 April 2026 - 19:21
BPJS Watch: 12 April Jadi Momentum Evaluasi Program MBG dan Perlindungan Anak
Nasional

BPJS Watch: 12 April Jadi Momentum Evaluasi Program MBG dan Perlindungan Anak

Minggu, 12 April 2026 - 18:36

BERITA POPULER

  • Pegawai-Kementan

    ASN Kementan Sulap Lahan Marginal Perumahan Jadi Sumber Pangan Keluarga

    2421 shares
    Share 968 Tweet 605
  • Bea Cukai Bangun Sinergi Pengawasan Lintas Instansi di Makassar dan Banda Aceh

    826 shares
    Share 330 Tweet 207
  • Persis vs Semen Padang: Duel Membara di Zona Bawah

    787 shares
    Share 315 Tweet 197
  • Gelar Halalbihalal, Keluarga Besar H. Mukhayar dan Hj. Hamidah Satukan 1.108 Anak Cicit

    768 shares
    Share 307 Tweet 192
  • Persik vs Persijap: Macan Putih Dapat Suntikan Tenaga dan Energi Tambahan

    1144 shares
    Share 458 Tweet 286
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.