Nasional

Kado Awal Tahun 2022, NTP Seluruh Subsektor Pertanian Naik

INDOPOSCO.ID – Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan nilai tukar petani (NTP) dan nilai tukar usaha petani (NTUP) untuk bulan Desember 2021 sama-sama mengalami kenaikan. Kenaikan bahkan terjadi pada semua subsektor pertanian, dimana nilainya rata-rata berada di diatas angka 100.

Kepala BPS, Margo Yuwono mengatakan bahwa secara keseluruhan NTP bulan Desember tahun 2021 mencapai 108,34 atau naik sebesar 1,08 persen (MtoM) jika dibandingkan dengan bulan sebelumnya.

Adapun komponen yang mempengaruhi kenaikan tersebut indeks harga diterima petani (It) sebesar 118,23 atau meningkat 1,72 persen yang meliputi komoditas cabai rawit, kelapa sawit, gabah dan jagung. Sedangkan indek harga yang dibayar petani (Ib) nilainya sebesar 109,12 atau meningkat 0,63 persen.

“Kalau kita lihat dari komoditasnya, penyebab dari kenaikan NTP ini karena meningkatnya harga cabai, gabah kelapa sawit dan jagung. Lalu bisa kita pastikan juga bahwa semua subsektor mengalami kenaikan,” ujar Margo, Senin, 3 Januari 2022.

Margo mengatakan, posisi nilai paling tinggi dari kenaikan NTP ini ialah pada subsektor hortikultura, dimana angkanya mencapai 102,70 atau naik sebesar 6,38 persen. Berikutnya ada pada tanaman perkebunan rakyat yang mencapai 131,46 atau naik 0,91 persen, disusul subsektor tanaman pangan sebesar 99,88 atau naik 0,40 persen dan peternakan sebesar 99,77 atau naik 0,20 persen.

Baca Juga : Tiga Sektor Ekonomi Ini Diprediksi Bakal Bangkit Beberapa Tahun Mendatang

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button