Nasional

DPR: Penghapusan Premium Butuh Sosialisasi Masif

INDOPOSCO.ID – Anggota Komisi VII DPR RI Dyah Roro Esti berpendapat gagasan pemerintah menghapus penyediaan bahan bakar minyak (BBM) berangka oktan rendah jenis Premium dan Pertalite membutuhkan sosialisasi yang masif agar masyarakat tidak panik.

Ia pada prinsipnya sepakat dengan langkah pemerintah menghapus BBM tersebut, namun dengan beberapa catatan agar tidak menimbulkan beban bagi masyarakat.

“Penghapusan BBM jenis Premium dan Pertalite tidak bisa dilakukan begitu saja, harus bertahap dengan sosialisasi yang masif agar tidak membuat masyarakat panik dan gaduh ke depan,” ujar Roro Esti, Rabu (29/12/2021), seperti dikutip Antara.

Roro Esti juga mendorong sosialisasi penghapusan BBM jenis Premium dan Pertalite dilakukan seiring dengan pengurangan bertahap pada dua jenis BBM yang memiliki angka oktan (research octane number/RON) 88 dan 90 tersebut.

“Metode sosialisasi juga perlu diperhatikan, dengan konten yang mudah untuk dicerna agar memahami maksud dan tujuan transisi energi yang akan dilakukan,” ujar Anggota DPR milenial ini.

Ia juga mengatakan pembahasan penghapusan Premium dan Pertalite sempat dibicarakan Komisi VII DPR dengan Pertamina, namun belum dijelaskan secara matang dan baku.

Roro Esti menambahkan wacana penghapusan BBM berangka oktan rendah ini didasari tujuan negara untuk memenuhi komitmen internasional menekan emisi karbon sebesar 29 persen pada 2030 berdasarkan ratifikasi Paris Agreement, yang sudah dituangkan dalam Undang Undang No 16 Tahun 2016.

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button