Nasional

Komitmen Kementan Maksimalkan Program PHLN bagi Kesejahteraan Petani

INDOPOSCO.ID – Kementerian Pertanian (Kementan) RI khususnya Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) mengoptimalkan realisasi kegiatan program Pinjaman Hibah Luar Negeri (PHLN) bagi kesejahteraan petani di lokasi irigasi, pemberdayaan rumah tangga petani, pengembangan wirausahawan muda pedesaan dan antisipasi petani pada perubahan iklim global, dengan memanfaatkan dana loan dan grant dari lembaga donor.

Tekad dan komitmen BPPSDMP Kementan mengemuka pada kegiatan Koordinasi Monitoring Evaluasi PHLN 2021 yang dibuka oleh Kepala BPPSDMP Kementan Dedi Nursyamsi di Tangerang, Banten pada Senin (6/12/2021).

Menteri Pertanian (Mentan) RI Syahrul Yasin Limpo mengatakan dalam upaya mencapai target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional 2020 – 2024 (RPJMN) memerlukan anggaran yang sangat besar, yang tidak hanya dipenuhi oleh pemerintah juga sumber pembiayaan lain di antaranya dari pinjaman/hibah dari lembaga donor di luar negeri.

“Bulan Desember merupakan akumulasi dari tahapan pelaksanaan program dan kegiatan, yang harus diolah dengan baik. Tujuannya, mencapai the right track on the right way,” katanya.

Baca Juga: Kementan: Pertanian Terpadu Tingkatkan Pendapatan Petani

Mentan Syahrul mengingatkan setiap Eselon Satu lingkup Kementan wajib melakukan evaluasi internal melalui konsep Subject, Object, Metode dan Capaian/Output/Outcome dan menyelesaikan matriks feed back untuk pelaksanaan 2022.

“Masing masing PHLN wajib memberikan dukungan penuh dan informasi terkait program pembangunan pertanian umumnya dan program Kementan, khususnya Komando Strategis Pembangunan Pertanian atau Kostra Tani, Penumbuhan Petani Milenial dan dukungan terhadap program utama Kementan lainnya,” jelasnya.

Dalam arahannya pada Koordinasi Monitoring Evaluasi PHLN 2021 di Tangerang, Dedi Nursyamsi mengingatkan pelaksanaan PHLN harus sejalan tujuan pembangunan pertanian, program dan kegiatan BPPSDMP.

“Khusus IPDMIP dan READSI yang akan berakhir masa proyeknya, harus segera mempercepat dan menetapkan upaya strategis sebelum closing date, serta mengukur kebermanfaatan pelaksanaan masing masing proyek,” kata Dedi.

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button