Nasional

PK21 BKKBN Bisa Digunakan Percepat Turunkan Angka Stunting

INDOPOSCO.ID – Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) menyampaikan bahwa pendekatan keluarga menjadi strategi pemerintah dalam rangka menurunkan angka stunting di Indonesia.

“Stunting merupakan program prioritas nasional, dan pemerintah telah membuat berbagai strategi yang tertuang dalam rencana aksi nasional melalui pendekatan keluarga,” ujar Deputi Bidang Pelatihan dan Pengembangan BKKBN Muhammad Rizal M Damanik dalam seminar bertema ‘Konvergensi Intervensi Spesifik dan Sensitif Menuju Indonesia Bebas Stunting’ yang diikuti secara daring di Jakarta, Senin (8/11/2021).

Ia mengemukakan, tujuan strategi itu, di antaranya mengupayakan penurunan prevalensi stunting, meningkatkan kualitas kehidupan keluarga, menjamin pemenuhan asupan gizi, memperbaiki pola asuh, meningkatkan akses pelayanan kesehatan serta meningkatkan akses air minum dan sanitasi.

Untuk mengakomodasi strategi itu, lanjut dia, BKKBN telah meluncurkan hasil Pendataan Keluarga 2021 (PK21). PK21 itu dapat digunakan berbagai pihak untuk mempercepat penurunan stunting di Indonesia.

“Dimana PK21 itu akan dapat dilihat keluarga- keluarga yang berisiko stunting, by name, by address di seluruh Indonesia,” ujarnya.

Baca Juga: Atasi Stunting Anak, Persepsi dan Budaya Jadi Tantangan Utama

Ia menambahkan, dalam rangka melaksanakan program percepatan penurunan stunting itu, pihaknya akan fokus kepada kelompok yang masih masuk dalam kategori bisa diintervensi, yakni orang berusia 1-5 tahun dengan prioritas 1-2 tahun.

Percepatan penanganan stunting ini, lanjut dia, juga akan diikuti dengan melakukan pendampingan keluarga beresiko stunting. Keluarga itu akan didampingi, mulai dari tingkat pusat sampai desa.

“Di tingkat pusat, terdiri dari para pengarah dan pelaksana, di provinsi gubernur menetapkan tim, demikian juga di tingkat kabupaten sampai ke tingkat desa untuk menjalankan program- program percepatan penurunan stunting,” ujarnya seperti dilansir Antara, Senin (8/11/2021).

Di samping itu, Rizal juga mengatakan, dalam strategi percepatan penurunan stunting juga menekankan edukasi kepada pengantin atau calon pasangan usia subur.

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button