Gaya Hidup

Signify Serukan Percepat Transisi Pencahayaan LED Terkoneksi yang Hemat Energi

INDOPOSCO.ID – Dengan meningkatnya emisi global pada tingkat yang belum pernah terjadi sebelumnya, dan biaya energi di seluruh dunia yang mencapai titik tertinggi sepanjang masa, para pemimpin dunia dan bisnis di COP26 di Glasgow didesak untuk berkomitmen pada target yang lebih berani untuk mengatasi perubahan iklim.

Signify (Euronext: LIGHT), pemimpin dunia di bidang pencahayaan, menyerukan transisi cepat ke pencahayaan LED terkoneksi yang hemat energi agar mempercepat dekarbonisasi dan memajukan digitalisasi untuk bisnis dan konsumen. Para pemimpin dunia dan bisnis harus fokus pada membuat perubahan yang memberikan hasil dengan cepat, serta berdampak pada pasar pencahayaan profesional dan konsumen.

Lebih dari satu dekade setelah Signify menyerukan untuk menghapus bola lampu pijar di seluruh dunia, perusahaan sekarang menghimbau agar transisi ke pencahayaan LED terkoneksi yang hemat energi menjadi standar baru ‘pencahayaan umum. Langkah ini akan berkontribusi pada pencapaian tujuan rencana pemulihan ekonomi di seluruh dunia, termasuk Kesepakatan Hijau Eropa, dan American Jobs Plan, serta komitmen yang dibuat negara-negara dalam Perjanjian Paris.

Seruan untuk aksi tersebut juga mencerminkan sentimen yang diungkapkan oleh Badan Energi Internasional (IEA). Dalam laporan ‘NetZero pada tahun 2050’ baru-baru ini, IEA merekomendasikan agar “pangsa lampu LED dalam total penjualan bohlam mencapai 100% pada tahun 2025 di semua wilayah” di dunia, dan bahwa standar kinerja energi minimum harus disertai dengan kontrol cerdas untuk berbagai peralatan.

Menurut temuan Signify, beralih ke pencahayaan LED di pasar profesional dapat mengurangi emisi CO2 sebesar 553 juta ton, yang merupakan jumlah emisi yang dapat diserap oleh 25 miliar pohon dalam setahun. Pengalihan ini juga akan menghasilkan penghematan listrik sebesar 1.132 TWh, yang setara dengan konsumsi listrik tahunan 494 juta rumah tangga. Ini akan menghemat total EUR 177 miliar per tahun untuk biaya listrik.

Baca Juga: Hotel Sahid Jaya Gunakan Pelayan Robot

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button