Nasional

Ini Calon Ideal Kabaintelkam Versi LAKSI

INDOPOSCO.ID – Gelombang mutasi di Mabes Polri akan bergerak kembali, seiring ditunjuknya Komjen Paulus Waterpauw oleh Presiden Joko Widodo untuk menjabat sebagai Deputi Bidang Pengelolaan Potensi Kawasan Perbatasan Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP).

Seperti yang diberitakan, struktur di level atas Mabes Polri dipastikan akan mengalami perombakan cukup penting tahun ini. Itu karena ada satu pos kosong jabatan bintang tiga (Komjen) Polri yang perlu segera dicari penggantinya untuk menangani berbagai persoalan keamanan dalam negeri.

Sebenarnya tidak terlalu sulit bagi Kapolri untuk menentukan figur ideal yang tepat untuk mengisi jabatan yang akan duduk di kursi nomor satu di badan telik sandi Polri ini. Mengenai siapa orangnya yang layak dan pantas yang akan naik menjadi bintang tiga dan mengisi jabatan Kabaintelkam Polri masih menjadi misteri, sebab penentuan akhir ada di tangan Kapolri.

Baca Juga : Pengujian UU PSDN Sesuai Konstitusi, TNI dan Polri adalah Komponen Utama Pertahanan dan Keamanan

Namun publik tentu sangat berharap agar Kabaintelkam Polri yang baru dapat melanjutkan keberhasilan Kabaintelkam sebelumnya, selain itu juga diharapkan sosok figur yang tepat yang memiliki pengalaman dan kecakapan dalam bidang intel keamanan serta mampu melakukan penggalangan untuk menciptakan kondisi keamanan dan ketertiban di masyarakat.

Posisi Kabaintelkam haruslah dipegang oleh figur yang memiliki pengalaman serta menyangkut kemampuan analisa keamanan dan cipta kondisi bagi situasi Kamtibmas dan mampu menjaga kestabilan situasi politik nasional.

Kordinator Lembaga Advokasi Kajian Strategis Indonesia (LAKSI) Azmi Hidzaqi berharap agar Jenderal Listyo Sigit memilih calon Kepala Badan Intel Keamanan Polri yang dapat bekerja keras, kerja cerdas agar Polri semakin dicintai rakyat, serta dapat mewujudkan Polri yang humanis. Selain itu Kabaintelkam juga harus mampu meningkatkan kapasitas dan kapabilitas anggota Intelkam, sasarannya guna meningkatkan mutu kinerja Polri. “Kita membutuhkan Intel Polri yang memiliki intelektual dalam menjaga wilayah kedaulatan negara,” kata Azmi.

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button