Nasional

OTT Bupati Kuansing, 8 Orang Ditahan

INDOPOSCO.ID – Bupati Kuantan Singingi (Kuansing), Provinsi Riau, Andi Putra ditetapkan tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait dugaan suap perpanjangan izin Hak Guna Usaha (HGU) perkebunan sawit di wilayah itu.

“Kami akan menyampaikan informasi terkait kegiatan tangkap tangan (OTT) atas dugaan tindak pidana korupsi berupa penerimaan hadiah atau janji oleh penyelenggara negara atau yang mewakilinya terkait perpanjangan izin Hak Guna Usaha (HGU) sawit di Kabupaten Kuantan Singingi, Provinsi Riau,” ujar Wakil Ketua KPK, Lili Pintauli Siregar, dalam konferensi pers, Selasa (19/10/2021) malam.

Lili mengungkapkan pada kegiatan tangkap tangan Senin (18/10/2021), tim KPK telah mengamankan 8 orang di wilayah Kuantan Singingi, Provinsi Riau.

Orang-orang yang diamankan itu yakni Bupati Kuantan Singingi periode 2021-2026, Andi Putra (AP); Hendri Kurniadi (HK), ajudan bupati; Andri Meiriki (AM), staf Bagian Umum Persuratan Bupati; Deli Iswanto (DI), sopir bupati; Sudarso (SDR), General Manager PT.Adimulia Agrolestari; Paino (PN), Senior Manager PT. Adimulia Agrolestari; Yuda (YD), sopir PT. Adimulia Agrolestari dan Juang (JG), sopir.

Lili menjelaskan, KPK menerima informasi dari masyarakat bahwa Bupati Kuantan Sengingi dan/atau yang mewakilinya akan menerima janji/hadiah berupa uang terkait permohonan atau perpanjangan Hak Guna Usaha dari perusahaan swasta.

“Dari hasil penyelidikan diketahui bahwa PT Adimulia Agrolestari sedang mengurus perpanjangan sertifikat HGU yang mana dalam prosesnya perlu menyertakan surat persetujuan dari AP selaku Bupati Kuantan Singingi,” ujar Lili.

Pada tanggal 18 Oktober 2021, sekitar pukul 11.00 WIB, tim KPK mendapatkan informasi Sudarso, General Manager PT Adimulia Agrolestari dan Paino, Senior Manager PT Adimulia Agrolestari, yang diduga telah membawa uang untuk diserahkan kepada Andi Putra, Bupati Kuantan Singingi, masuk ke rumah pribadi Andi Putra di Kuansing.

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button