Nasional

Kolaborasi BPKP dan LPS Jaga Stabilitas Keuangan Negara

INDOPOSCO.ID – Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) dan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) menandatangani nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) tentang Tata Kelola Penjaminan Simpanan Nasabah dan Resolusi Bank.

Nota Kesepahaman yang ditandatangani Ketua Dewan Komisioner LPS Purbaya Yudhi Sadewa dan Kepala BPKP Muhammad Yusuf Ateh di Kantor Pusat BPKP, Jakarta Timur, Rabu (15/9) ini berupa pemberian atensi, audit, reviu dan tata kelola yang baik (good corporate governance).

“Di tengah situasi dan kondisi pandemi Covid-19 saat ini, diperlukan sinergi serta kolaborasi antara LPS dan BPKP dalam menjaga stabilitas keuangan negara,” ujar Kepala BPKP, Muhammad Yusuf Ateh.

Dijelaskan, tindak lanjut MoU dari kedua belah pihak nantinya meliputi kerja sama dalam bidang pendidikan dan pelatihan, peningkatan pengelolaan risiko kecurangan (fraud) dan tata kelola yang baik. Tak hanya itu, kerja sama ini juga meliputi simulasi penanganan bank gagal dan pemberian keterangan ahli.

“Industri perbankan dan jasa keuangan memiliki risiko fraud terbesar jika dibandingkan dengan industri lainnya. Sehingga, setiap pengambilan keputusan atau pelaksanaan penugasan ke bank dan jasa keuangan, professional skepticism harus selalu dikembangkan,” katanya.

Ia berharap, melalui penandatanganan MoU ini, kerja sama yang telah terbangun dapat diperluas sehingga ujungnya dapat meningkatkan kualitas tata kelola dan pengawasan intern di LPS.

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button