Epidemiolog: Transportasi Umum Berisiko Tinggi Terpapar Covid-19

INDOPOSCO.ID – Epidemiolog Dicky Budiman mengingatkan kepada pemerintah agar lebih fokus pada 3T (testing, tracing dan treatment). Sebab apabila tidak dilakukan, menurut dia, akan banyak penerapan kebijakan yang menyulitkan masyarakat.
“Ya kalau 3T tidak gencar kita lakukan, maka akan ada kebijakan yang menyulitkan, seperti penerapan sistem ganjil genap atau penyekatan-penyekatan,” kata Dicky Budiman dalam acara daring, Kamis (12/8/2021).
Ia mengatakan, penerapan sistem ganjil genap akan terjadi pembatasan mobilitas masyarakat. Kendati di beberapa kota di luar negeri ada peningkatan 20 persen penggunaan kendaraan pribadi selama pandemi.
“Malah penggunaan fasilitas umum turun 40 persen, karena mereka beranggapan kendaraan pribadi jauh lebih aman dan risiko lebih kecil,” ungkapnya.
“Bahkan, di kota-kota besar di luar negeri tren yang naik memperbanyak pendestrian untuk pejalan kaki,” imbuhnya.
Ia menuturkan, penggunaan fasilitas umum seperti transportasi sangat berisiko terpapar virus Covid-19. Oleh karena itu, penerapan sistem ganjil genap pada masa PPKM level 4 di DKI harus terus dievaluasi. (nas)