Nasional

Kenyam Dikti di Luar Negeri, Mendikbud Ristek: Mahasiswa Siap Bekerja Pascawisuda

INDOPOSCO.ID – Pemerintah meluncurkan program Beasiswa Mobilitas Internasional Mahasiswa Indonesia atau Indonesian International Students Mobility Awards (IISMA). Beasiswa tersebut diperuntukkan bagi mahasiswa tingkat sarjana (S1) untuk belajar selama satu semester di perguruan tinggi terkemuka di dunia.

“Lingkungan belajar yang beragam akan memberi dampak positif terhadap pengembangan potensi individu,” ujar Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Anwar Makarim, Selasa (11/5/2021).

Ia mengingatkan, pentingnya melakukan transformasi sistem pendidikan tinggi (Dikti), agar lebih relevan dengan dunia di luar kampus.

“IISMA membuka kesempatan bagi mahasiswa untuk dapat mengambil mata kuliah atau kegiatan di luar program studi (Prodi) yang dapat disetarakan hingga 20 satuan kredit semester (SKS) dengan kompetensi prodinya,” terangnya.

Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Kemendikbudristek Nizam menambahkan, pertukaran mahasiswa untuk belajar ke luar negeri dapat memperkaya pengalaman dan membangun kepercayaan diri mahasiswa dan memupuk persahabatan internasional.

“Ini yang kita kenal dengan kebinekaan global di Profil Pelajar Pancasila,” ujarnya.

Ia mengatakan, dalam konteks perguruan tinggi di Indonesia, salah satu fokus adalah mendorong mahasiswa untuk mengalami pembelajaran dan mendapatkan pengetahuan serta keterampilan di luar kampus mereka.

Hal ini, menurutnya, dapat dilakukan dengan meningkatkan kualitas lulusan, dosen dan kurikulum. Karena, dengan pengalaman belajar di luar kampus seperti: magang hingga melakukan riset bisa menyiapkan mahasiswa terjun ke dunia nyata usai mereka lulus.

“Mahasiswa bisa mengejar minat mereka melalui berbagai kuliah, mendapatkan pengetahuan dari perguruan tinggi terkemuka di dunia dan mempersiapkan diri untuk dunia kerja dan pekerjaan yang mungkin belum diciptakan di masa depan,” terangnya. (nas)

Back to top button