Nasional

Partai Golkar Sebut Wacana Pilkada 2022 Bukan Demi Anies Baswedan

INDOPOSCO.ID – Wakil Ketua Umum Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia menyatakan bahwa wacana menggelar pilkada 2022 tidak berhubungan dengan upaya untuk memberikan panggung kepada Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk persiapan menghadapi Pemilihan Presiden Pilpres 2024.

Pernyataan Doli ini membantah pernyataan Direktur Eksekutif Indo Barometer, M. Qodari, yang sebelumnya menyebut bahwa partai politik yang mendorong Pilkada Serentak digelar 2022 ingin memberikan panggung bagi Anies jelang pilpres 2024.

“Enggaklah, UU [Pilkada] ini kan dibuat 2016, sementara Pilkada DKI [Jakarta] itu 2017, jadi enggak nyambung begitu,” kata Doli kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, kemarin.

Dia menerangkan, Pilkada Serentak 2022 digelar bukan untuk satu provinsi satu kota atau kabupaten saja. Menurutnya, ada 101 daerah yang mengadakan menggelar pilkada di 2022 mendatang.

“Jadi kita hitungnya itu di pilkada sebelumnya, 2020 ini kan sebelumnya di 2015, itu ada 270. Nah, 2017 itu ada 101 daerah pilkada, 2018 ada 171. Jadi, UU itu berlaku buat seluruh kabupaten atau kota dan provinsi. Tidak ada perlakuan khusus terhadap provinsi atau kabupaten tertentu,” kata Ketua Komisi II DPR RI itu.

Sebelumnya, Qodari menyampaikan ada alasan terkait Pilpres 2024 di balik usulan pelaksanaan pilkada serentak dinormalisasi menjadi tahun 2022 dan 2023.

Menurutnya, parpol yang mengusulkan pilkada digelar di 2022 dan 2023, ingin mendorong Anies maju dalam Pilpres 2024. “Mungkin partai-partai yang ingin Anies jadi capres itu mendorong agar pilkada 2022 dan 2023 itu tetap ada. Dengan kata lain meminta agar pilkada atau pilkada serentak itu mundur di 2024 menjadi 2027,” kata Qodari, kemarin.

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button