• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Megapolitan

Wali Kota Bogor Minta IDI Teliti Peningkatan Penyakit Regeneratif

Redaksi Editor Redaksi
Minggu, 9 Oktober 2022 - 04:24
in Megapolitan
Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto (kedua dari kanan) bersama Ketua IDI dr Ilham Chaidir (kedua dari kanan) saat membuka pertemuan ke-14 IDI Cabang Kota Bogor di IICC, Sabtu (8/10/2022). (ANTARA)

Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto (kedua dari kanan) bersama Ketua IDI dr Ilham Chaidir (kedua dari kanan) saat membuka pertemuan ke-14 IDI Cabang Kota Bogor di IICC, Sabtu (8/10/2022). (ANTARA)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto meminta Ikatan Dokter Indonesia (IDI) setempat melakukan penelitian mengenai pencegahan peningkatan penyakit regeneratif atau tidak menular seperti jantung, darah tinggi dan diabetes untuk disesuaikan dalam kebijakan.

“Kita perlu mendalami, mengapa struk tinggi, diabetes tinggi, hipertensi tinggi, jantung tinggi. Kita perlu kajian-kajian tentang itu,” kata Bima Arya seperti dikutip Antara, Sabtu (8/10/2022).

BacaJuga:

Soroti FH UI, Kemendiktisaintek Tak Toleransi Segala Bentuk Kekerasan di Lingkungan Kampus

Usai Tangkap Lima Orang, Polisi Buru 4 Pelaku Begal Petugas Damkar

Pelaku Begal Anggota Damkar Dibekuk di Hotel Kawasan Pluit

Bima mengatakan di tengah ketidakpastian dan perubahan iklim yang menyebabkan cuaca tidak menentu, memunculkan tantangan baru dalam menghadapi penyakit-penyakit yang timbul akibat aktivitas dan kebiasaan masyarakat yang berubah.

Penyakit-penyakit degeneratif seperti jantung, diabetes, stroke dan darah tinggi sudah dialami oleh anak-anak dan bukan hanya orang-orang dewasa.

Bima berharap, kajian yang dilakukan para dokter dapat memberi masukan terhadap kebijakan Pemerintah Kota Bogor dapat mencegah peningkatan jumlah masyarakat yang mengalami sakit berbahaya itu.

“Jadi saya mengundang, teman-teman dokter rumah sakit untuk membangun kolaborasi melakukan riset-riset demi perbaikan kebijakan di Kota Bogor,” kata dia.

Ketua IDI Cabang Kota Bogor dr Ilham Chaidir mengatakan pertemuan para dokter dalam organisasi IDI sesuai amanat UU 29 tahun 2004 tentang Praktik Kedokteran yang mengatur mengenai asas dan tujuan praktik kedokteran, pembentukan Konsil Kedokteran Indonesia, standar pendidikan profesi kedokteran dan kedokteran gigi, pendidikan dan pelatihan kedokteran dan kedokteran gigi, registrasi dokter dan dokter gigi, penyelenggaraan praktik kedokteran, pembentukan Majelis Kedokteran.

Praktik kedokteran dilaksanakan berasaskan Pancasila dan didasarkan pada nilai ilmiah, manfaat, keadilan, kemanusiaan, keseimbangan, serta perlindungan dan keselamatan pasien. Dokter dan dokter gigi adalah dokter, dokter spesialis, dokter gigi, dan dokter gigi spesialis lulusan pendidikan kedokteran atau kedokteran gigi baik di dalam maupun di luar negeri yang diakui oleh Pemerintah Republik Indonesia sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

“Memang ini adalah amanat Undang-Undang Kedokteran dimana organisasi profesi yang ada di Indonesia harus meningkatkan kemampuan anggotanya. Jadi tentang ilmu kedokterannya, kecakapan praktiknya, agar mampu memberikan layanan yang terbaik untuk masyarakat lebih kurang begitu,” kata dr Ilham.

Menurut Ilham, sekarang ini perkembangan ilmu kedokteran ini cepat sekali, sehingga penelitian-penelitian terbarukan harus bisa dilakukan. Dokter harus selalu kontinu mengembangkan diri dan beradaptasi terhadap penemuan obat baru, cara-cara baru.

“Contoh, kita ada studi pohon dan tumbuhan dari Balitbangkes diteliti itu semua, kita dapat kesimpulan sekarang warga Bogor ini kurang makan sayur, senangnya makan gorengan. Yang seperti ini yang harus diintervensi agar masyarakat mampu meningkatkan pola hidup bersih dan sehat,” ungkapnya. (wib)

Tags: Bima Arya SugiartoIDIPemkot BogorPenyakit Regeneratif

Berita Terkait.

Abaikan Blokade AS, Spanyol Sebut China Mediator Utama di Selat Hormuz
Megapolitan

Soroti FH UI, Kemendiktisaintek Tak Toleransi Segala Bentuk Kekerasan di Lingkungan Kampus

Rabu, 15 April 2026 - 02:21
Usai Tangkap Lima Orang, Polisi Buru 4 Pelaku Begal Petugas Damkar
Megapolitan

Usai Tangkap Lima Orang, Polisi Buru 4 Pelaku Begal Petugas Damkar

Selasa, 14 April 2026 - 23:31
Pelaku Begal Anggota Damkar Dibekuk di Hotel Kawasan Pluit
Megapolitan

Pelaku Begal Anggota Damkar Dibekuk di Hotel Kawasan Pluit

Selasa, 14 April 2026 - 22:15
JPPI: Kasus FH UI Jadi Sinyal Gagalnya Kampus Aman
Megapolitan

JPPI: Kasus FH UI Jadi Sinyal Gagalnya Kampus Aman

Selasa, 14 April 2026 - 20:35
Diduga Langgar HAM Batasi Penggunaan Hijab Karyawan, Anggota Komisi XIII Sambangi RS Siloam TB Simatupang
Megapolitan

Diduga Langgar HAM Batasi Penggunaan Hijab Karyawan, Anggota Komisi XIII Sambangi RS Siloam TB Simatupang

Selasa, 14 April 2026 - 20:01
kemayoran
Megapolitan

Kebakaran Indekos di Kemayoran, Seorang Pria Meninggal Terjebak di Kamar Mandi

Selasa, 14 April 2026 - 11:11

BERITA POPULER

  • Pegawai-Kementan

    ASN Kementan Sulap Lahan Marginal Perumahan Jadi Sumber Pangan Keluarga

    2511 shares
    Share 1004 Tweet 628
  • Gelar Halalbihalal, Keluarga Besar H. Mukhayar dan Hj. Hamidah Satukan 1.108 Anak Cicit

    894 shares
    Share 358 Tweet 224
  • Bea Cukai Bangun Sinergi Pengawasan Lintas Instansi di Makassar dan Banda Aceh

    844 shares
    Share 338 Tweet 211
  • Persis vs Semen Padang: Duel Membara di Zona Bawah

    795 shares
    Share 318 Tweet 199
  • Hadiri Acara Halalbihalal Keluarga Besar H. Mukhayar dan Hj. Hamidah, Begini Pesan HNW 

    762 shares
    Share 305 Tweet 191
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.