Megapolitan

Polda Metro Gelar Operasi Zebra, Ini 14 Sasaran Penindakannya

INDOPOSCO.ID – Polda Metro Jaya akan meniadakan penindakan pelanggaran lalu lintas saat razia stasioner selama pelaksanaan Operasi Zebra Jaya 2022 yang berlangsung tanggal 3-16 Oktober 2022 di Jakarta dan sekitarnya.

“Tak ada seperti dulu secara stasioner, menghentikan memeriksa itu tidak ada,” kata Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Latif Usman seperti dikutip Antara, Sabtu (1/10/2022).

Latif menambahkan pihak kepolisian akan menindak segala jenis pelanggaran lalu lintas, seraya menambahkan bahwa penindakan terhadap pelanggaran tidak harus dengan tilang. “Penindakan kan bukan harus tilang, jadi bisa memberi peringatan. Tilang itu adalah pilihan paling akhir,” ujarnya.

Baca Juga: Polda Metro Akan Tambah 70 Titik Kamera Tilang Elektronik

Meski demikian petugas tetap bisa memberikan penindakan dengan tilang terhadap pelanggaran lalu lintas yang tertangkap tangan. “Misalnya ada yang tertangkap tangan ugal-ugalan, yang begitu ya tetap kita tindak,” kata Latif.

Namun tidak ada toleransi bagi pelanggar lalu lintas yang tertangkap oleh kamera tilang elektronik (Electronic Traffic Law Enforcement/ETLE). “Kalau kena tilang elektronik ya sudah, semua pelanggaran akan kena,” tambahnya.

Ditlantas Polda Metro Jaya mengungkapkan tujuan operasi tersebut adalah tertib berlalu lintas guna mewujudkan keamanan keselamatan ketertiban dan kelancaran (kamseltiblancar) yang presisi.

Adapun 14 sasaran utama penindakan dalam Operasi Zebra Jaya 2022 meliputi:

1. Melawan arus lalu lintas sebagaimana diatur dalam Pasal 287 Undang-Undang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) dengan sanksi denda maksimal Rp 500 ribu;

2. Berkendara di bawah pengaruh alkohol sebagaimana diatur dalam Pasal 293 UU LLAJ dan sanksi denda maksimal Rp750 ribu;

3. Menggunakan HP saat mengemudi sebagaimana diatur dalam Pasal 283 UU LLAJ dengan sanksi denda maksimal Rp750 ribu;

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button