Megapolitan

RSUD Bekasi Butuh Tambahan Tenaga Kesehatan

INDOPOSCO.ID – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, membutuhkan tambahan tenaga kesehatan guna memaksimalkan penanganan pasien terpapar Covid-19.

“Kalau memungkinkan ada relawan yang ditempatkan di RSUD, itu pasti akan banyak membantu. Sebab saat ini kami memiliki persoalan pada penanganan Covid-19 akibat minimnya jumlah nakes,” kata Direktur Utama RSUD Kabupaten Bekasi dr Sumarti di Cikarang, Senin (5/7).

Ia berterus terang situasi itu terjalin sehabis dekat 60 daya kesehatan di RSUD Kabupaten Bekasi turut terhampar Covid-19 berakhir menanggulangi penderita yang masuk pascalibur Idulfitri 2021 alhasil jumlah daya yang terdapat dikala ini relatif sedikit sedangkan penderita lalu berdatangan.

Puluhan daya kesehatan yang terdiri atas dokter, daya ajudan penderita, juru rawat, sampai bagian administrasi itu saat ini tengah menempuh pengasingan mandiri.

“Nyaris seluruh pekerjaan yang bertugas di RSUD terdapat yang isoman. Sebab telah divaksin Covid-19 mereka tidak hadapi pertanda berat alhasil keadaannya tidak memburuk pula,” ujar Sumarti, dikutip dari Antara.

Dia menyatakan, telah mengutip beberapa tahap buat menanggulangi keterbatasan daya kesehatan itu semacam kurangi jasa ruangan jaga bermalam penderita non Covid-19 alhasil juru rawat dapat dimobilisasi buat penindakan Covid-19.

Setelah itu membuka registrasi serta pemilahan daya kesehatan. Sebesar 16 dari keseluruhan 20 orang pelamar diklaim lolos serta sudah ditempatkan di posisi tiap-tiap.

Ia mengatakan rekrutmen ataupun pemilahan pendapatan daya kesehatan yang luang dicoba pula belum sanggup menanggapi kekurangan daya kesehatan di rumah sakit pelat merah kepunyaan Kabupaten Bekasi itu.

“Rekrutmen sudah dicoba tetapi sedang pula belum sanggup penuhi keinginan daya kesehatan di kita,” tuturnya.

Grupnya hendak lalu melaksanakan rekrutmen juru rawat alhasil jumlah juru rawat bisa sebanding dengan akumulasi tempat tidur ruang pengasingan penderita Covid-19.

“Hari ini aku turut rapat bersama Bappeda, BPBD, serta Plh Sekda Kabupaten Bekasi. Salah satu yang hendak diulas merupakan jumlah daya kesehatan ini,” ucapnya.

RSUD Kabupaten Bekasi saat ini berkapasitas 236 tempat tidur pengasingan penderita Covid-19 dengan 16 ruangan di antara lain difungsikan spesial untuk penderita Covid-19 bergejala lagi sampai berat serta mempunyai riwayat penyakit kritis.

“Saat ini telah 220 dengan yang critical illness itu telah 16, berarti 236. Esok itu kita mengarah 317 ruang jika memanglah lonjakannya lalu bertambah, semacam itu. Hanya permasalahannya mulanya, keterbatasan SDM,” tuturnya.(arm)

Back to top button