Megapolitan

Mobilitas Warga Kota Bogor Kembali Dibatasi

INDOPOSCO.ID – Wali Kota Bogor Bima Arya mengatakan Satgas Penanganan Covid-19 Kota Bogor, Jawa Barat, kembali melakukan langkah pembatasan mobilitas warga guna menahan laju peningkatan kasus Covid-19 di Kota Bogor agar tidak terjadi lonjakan kasus baru.

Bima Arya mengatakan langkah tersebut diambil berdasarkan hasil rapat koordinasi Satgas Penanganan COVID-19 Kota Bogor dengan unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Bogor dan arahan dari Gubernur Jawa Barat, bahwa diketahui kasus Covid-19 di Kota Bogor trennya meningkat.

Hal itu ditandai dengan meningkatnya jumlah pasien Covid-19 di rumah sakit rujukan dan di pusat isolasi. Berdasarkan data pada Dinas Kesehatan Kota Bogor, tingkat keterisian tempat tidur di rumah sakit atau bed occupancy rate (BOR) untuk pasien positif Covid-19 saat ini sudah mencapai 51 persen.

Berita Terkait

Menurut Bima Arya, sebelum libur Lebaran kasus Covid-19 di Kota Bogor sudah landai dan BOR untuk pasien COVID-19 kurang dari 20 persen. “BOR pasien Covid-19 pada pekan lalu mencapai 49 persen dan pekan ini naik lagi menjadi 51 persen,” kata Bima seperti dikutip Antara, Rabu (16/6/2021).

Bima Arya mengingatkan, agar semua pihak bersiaga untuk mengantisipasi peningkatan kasus Covid-19. Bima juga memerintahkan Dinas Kesehatan untuk berkoordinasi dengan rumah sakit agar menambah kembali tempat tidur untuk pasien Covid-19.

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button