Megapolitan

Tak Ada Mafia Tanah, Warga Pantura Tangerang Dukung Pembangunan

INDOPOSCO.ID – Tokoh masyarakat dan warga di Pantai Utara (Pantura) Kabupaten Tangerang mendukung rencana pembangunan pemerintah yang justru akan membuka lapangan kerja untuk masyarakat. Selain membuka lapangan pekerjaan, warga Pantura juga menyebut tidak ada mafia tanah dalam transaksi jual beli tanah.

Ketua DPD Banten Komite Anti Mafia Politik dan Anti Korupsi Masyarakat Adil Sejahtera (Kampak Mas), Ahmad Zaini mengatakan warga serta tokoh masyarakat di Pantura mendukung penuh pembangunan dan pembebasan lahan yang dilakukan oleh pihak pengembang.

“Di Kecamatan Teluk Naga enggak saya jumpai kasus mafia tanah, warga selama ini yang saya tahu tidak ada keluhan soal itu, mereka punya lahan dan sudah dibeli oleh pihak pengembang dengan aman dan lancar,” kata Ahmad Zaini dalam keterangan, Minggu (7/3/2021).

Menurut dia, sampai hari ini pihaknya tidak menemukan adanya laporan dari warga Kecamatan Teluk Naga terkait dengan adanya mafia tanah. “Warga serta tokoh Pantura dukung pembangunan dan pembebasan lahan yang di lakukan pihak pengembang, karena selama ini tidak ada keluhan dari masyarakat,” jelasnya.

Kepala Desa Lemo, Kecamatan Teluk Naga, Kabupaten Tanggerang Utara, Satria S. IP mengatakan pembangunan daerahnya tersebut selama ini berjalan lancar. “Alhamdulillah berjalan dengan lancar. Tidak ada kendala. Kalau pun ada, kita mediasikan. Kita bisa selesaikan itu,” kata Satria.

Dikatakan Satria bahwa dalam pembangunan tersebut pihak pengembang telah melakukan pembebasan lahan terhadap warga berdasarkan kesepakatan bersama antara pengembang dan warga. Tidak ada mafia tanah. Semua sesuai prosedur pembelian.

“Nggak ada ya (mafia tanah) kalau untuk indikasi ke situ. Dan kita melihat sesuai dengan prosedur pembelian, kesepakatan harga masing-masing antara pihak penjual-pembeli,” jelasnya.

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button