Internasional

Putin: Negara “Tak Bersahabat” Beli Gas Rusia dengan Mata Uang Rubel

INDOPOSCO.IDRusia berencana mengganti mata uang yang digunakan dalam penjualan gas ke negara-negara “tak bersahabat” dengan rubel, kata Presiden Vladimir Putin, Rabu (23/3).

Pernyataan itu dikeluarkan Putin untuk merespons pembekuan aset Rusia oleh negara-negara lain sebagai sanksi atas agresi militernya di Ukraina.

Putin menyebut pembekuan itu telah menghancurkan kepercayaan Moskow.

Ketergantungan negara-negara Eropa pada gas dan komoditi lainnya dari Rusia telah menjadi sorotan sejak Moskow mengerahkan puluhan ribu tentara ke Ukraina pada 24 Februari.

Baca Juga : Rusia Kembali Buka Layanan Visa Bagi Pengunjung Asal Indonesia

Rusia akan terus, tentu saja, memasok gas alam sesuai volume dan harga… yang ditetapkan dalam kontrak yang disepakati sebelumnya,” kata Putin dalam rapat kabinet yang disiarkan televisi.

“Perubahan hanya akan mempengaruhi mata uang pembayaran, yang akan diganti dengan rubel Rusia,” katanya pada Kamis (24/3), seperti dikutip Antara..

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button