Internasional

Kritik Militer, Dua Tokoh Sudan Ditangkap

INDOPOSCO.ID – Dua tokoh politik terkemuka Sudan yang memegang jabatan-jabatan utama dalam pemerintahan sipil sebelum pengambilalihan militer pada Oktober telah ditangkap, kata koalisi mereka, Pasukan Kebebasan dan Perubahan (FFC) dalam sebuah pernyataan pada Rabu.

Penangkapan itu memperlihatkan kelanjutan dari tindakan keras terhadap pengkritik militer dan melanjutkan tindakan keras terhadap lusinan aktivis yang terkait dengan gerakan protes terhadap kudeta 25 Oktober.

Dua pejabat yang ditahan, Khalid Omer Yousif dan Wagdi Salih, sebelumnya terlibat dalam satuan tugas yang menyita properti dan memecat birokrat yang terkait dengan rezim Omar al-Bashir, yang jatuh akibat pemberontakan rakyat pada 2019.

Yousif juga menjabat di Kabinet pemerintahan sipil di bawah perjanjian pembagian kekuasaan antara militer dan FFC.

Di seluruh Sudan, sekitar 105 orang ditahan tanpa tuduhan karena aktivitas politik, kebanyakan dari mereka adalah anggota komite perlawanan lokal yang ditahan di penjara Soba Khartoum, kata Samir Sheikh Idris, juru bicara kelompok aktivis pengacara.

Sekitar 2.000 orang telah ditahan dan dibebaskan dengan jaminan sehubungan dengan demonstrasi sejak kudeta itu, kata Idris.

Kantor kejaksaan Sudan tidak menanggapi permintaan komentar.

Kuasa Usaha AS untuk Sudan mengatakan penahanan itu merusak upaya untuk menyelesaikan krisis politik. “Penangkapan dan penahanan sewenang-wenang terhadap tokoh politik, aktivis masyarakat sipil, dan jurnalis merusak upaya untuk menyelesaikan krisis politik Sudan,” kata Lucy Tamlyn dalam sebuah cuitan pada Rabu, seperti dikutip Antara, Kamis (10/2/2022).

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button