• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Internasional

Afsel Tarik Kembali Aturan Baru Isolasi dan Karantina

Redaksi Editor Redaksi
Rabu, 29 Desember 2021 - 22:16
in Internasional
omicron

Penumpang menunggu untuk naik ke penerbangan internasional, di tengah penyebaran varian baru SARS-CoV-2 Omicron, di O. R. Bandara Internasional Tambo di Johannesburg, Afrika Selatan(28/11/2021). ANTARA/REUTERS

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Afrika Selatan (Afsel) menarik kembali aturannya bahwa tidak lagi mewajibkan orang-orang tanpa gejala Covid-19 untuk menjalani isolasi atau dites jika mereka terkena kontak dengan orang yang positif Covid. Demikian diumumkan pemerintah Afsel, Selasa(28/12).

Pemerintah Afsel mengatakan surat edaran yang isinya sudah diubah akan kembali dikeluarkan.
Pekan lalu, Departemen Kesehatan Afsel mengatakan bahwa orang tidak bergejala yang melakukan kontak dengan kasus Covid-19 wajib menjalani isolasi tetapi harus memantau gejala dalam 5 hingga 7 hari dan menghindari pertemuan yang dihadiri banyak orang.

BacaJuga:

Gagal di Pakistan, Trump Beri Sinyal Negosiasi Kembali dengan Iran

Abaikan Blokade AS, Spanyol Sebut China Mediator Utama di Selat Hormuz

Isu Akses Udara Militer AS ke Indonesia Mengemuka, DPR Tegaskan Kedaulatan Tak Bisa Ditawar

Depkes menambahkan hanya orang-orang yang mengalami gejala yang harus dites dan yang bergejala ringan harus menjalani isolasi selama delapan hari dan kasus berat selama 10 hari. Demikian dikutip Antara, Rabu (29/12/2021).

Baca Juga : Cegah Omicron, Afsel Pertahankan Pembatasan Sosial Level 1

Pemerintah Afsel juga sudah merevisi protokol karantina dan mengatakan layanan seluruh fasilitas karantina di luar rumah akan dihentikan, sementara upaya pelacakan kontak juga akan dibatalkan melainkan ada situasi tertentu, seperti wabah klaster.

Alasan revisi tersebut berdasarkan pada jumlah faktor ilmiah, termasuk kenyataan bahwa sebagian orang sudah divaksin dengan setidaknya satu dosis dan tingkat imunnya berkembang.

Vaksinasi sudah berkontribusi pada rendahnya tingkat rawat inap saat ini dan tingginya tingkat pulih, tutur departemen itu. Sekarang, semua protokol itu akan ditarik kembali setelah Depkes dibanjiri kritikan dari media, pemangku kepentingan, dan publik serta berbagai komentar pasca penerbitan peraturan yang direvisi.

Baca Juga : Seperti Apa Varian Baru Covid di Afsel? Simak!

“Sejalan dengan prinsip transparansi dan keterbukaan, departemen sudah memutuskan untuk menunda implementasi perubahan kebijakan yang direvisi sambil menerima semua komentar dan masukan untuk dipertimbangkan,” tutur departemen dalam keterangannya.

“Ini berarti status quo tetap ada dan seluruh peraturan yang ada sebelumnya terkait dengan pelacakan kontak, karantina, dan isolasi tetap berlaku,” tuturnya.

Negara itu menjadi yang teratas di benua Afrika dalam hal kasus dan kematian akibat Covid-19 serta vaksinasi, dengan 3,42 juta kasus yang dikabarkan dan 90.854 kematian.

Pengalaman Afrika Selatan dicermati secara ketat di seluruh dunia setelah menjadi satu dari negara-negara yang pertama kali mengenali kemunculan varian Omicron, yang lebih menular. Kasus itu mulai menurun pekan ini dengan 7.216 kasus baru dan 25 kematian yang dikabarkan sejak kemarin. (mg4)

Tags: afrika selatanafselcovid-19OmicronVarian Omicron

Berita Terkait.

Gagal di Pakistan, Trump Beri Sinyal Negosiasi Kembali dengan Iran
Internasional

Gagal di Pakistan, Trump Beri Sinyal Negosiasi Kembali dengan Iran

Rabu, 15 April 2026 - 12:36
Abaikan Blokade AS, Spanyol Sebut China Mediator Utama di Selat Hormuz
Internasional

Abaikan Blokade AS, Spanyol Sebut China Mediator Utama di Selat Hormuz

Rabu, 15 April 2026 - 01:23
Isu Akses Udara Militer AS ke Indonesia Mengemuka, DPR Tegaskan Kedaulatan Tak Bisa Ditawar
Internasional

Isu Akses Udara Militer AS ke Indonesia Mengemuka, DPR Tegaskan Kedaulatan Tak Bisa Ditawar

Selasa, 14 April 2026 - 22:45
rusia
Internasional

Diplomasi Senyap di Moskow: Kesepakatan Besar RI-Rusia Terungkap

Selasa, 14 April 2026 - 09:55
bowo
Internasional

RI Gabung ke BRICS, Begini Kata Putin saat Bertemu Prabowo di Rusia

Selasa, 14 April 2026 - 07:07
wo
Internasional

Prabowo Ucapkan Selamat Paskah dan Hari Kosmonaut ke Putin, Tegaskan Persahabatan RI-Rusia

Selasa, 14 April 2026 - 04:04

BERITA POPULER

  • Pegawai-Kementan

    ASN Kementan Sulap Lahan Marginal Perumahan Jadi Sumber Pangan Keluarga

    2516 shares
    Share 1006 Tweet 629
  • Gelar Halalbihalal, Keluarga Besar H. Mukhayar dan Hj. Hamidah Satukan 1.108 Anak Cicit

    899 shares
    Share 360 Tweet 225
  • Bea Cukai Bangun Sinergi Pengawasan Lintas Instansi di Makassar dan Banda Aceh

    845 shares
    Share 338 Tweet 211
  • Persis vs Semen Padang: Duel Membara di Zona Bawah

    796 shares
    Share 318 Tweet 199
  • Hadiri Acara Halalbihalal Keluarga Besar H. Mukhayar dan Hj. Hamidah, Begini Pesan HNW 

    763 shares
    Share 305 Tweet 191
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.