• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Internasional

WHO: Vaksin Penting untuk Lawan Varian Omicron

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Selasa, 30 November 2021 - 11:25
in Internasional
omicron

Ilustrasi Omicron SARS-CoV-2. ANTARA/REUTERS/Dado Ruvic/aa.

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan bahwa vaksinasi masih penting untuk melawan virus corona baru, pun untuk varian Omricon yang dilaporkan menyebar di Afrika Selatan, dan sejumlah negara di dunia, baru-baru ini. WHO bekerja sama dengan mitra teknis untuk memahami dampak potensial dari varian ini pada tindakan pencegahan yang ada, termasuk vaksin.

“Vaksin tetap penting untuk mengurangi penyakit parah dan kematian, termasuk melawan varian dominan yang beredar, Delta. Vaksin saat ini tetap efektif melawan penyakit parah dan kematian,” kata WHO dikutip dari keterangan resminya, Selasa (30/11/2021).

BacaJuga:

Draf Kesepakatan, AS Tarik Pasukan dari Iran dan Pembukaan Selat Hormuz

Respons Gedung Putih Soal Heboh Draf Nota Kesepahaman Iran-AS

Menlu di DK PBB: Situasi Gaza Cermin Kegagalan Komunitas Internasional

Soal efektivitas tes saat ini, WHO mengatakan tes PCR yang banyak digunakan terus mendeteksi infeksi, termasuk infeksi dengan Omicron, seperti yang telah dilihat dengan varian lain juga.

Baca Juga : Ahli: Pengetatan Pintu Masuk Internasional Cegah Omicron

“Studi sedang berlangsung untuk menentukan apakah ada dampak pada jenis tes lain, termasuk tes antigen,” ujarnya.

Di sisi pengobatan, WHO mengatakan Kortikosteroid dan IL6 Receptor Blockers masih akan efektif untuk menangani pasien dengan Covid-19 yang parah. Perawatan lain akan dinilai untuk melihat apakah masih efektif mengingat perubahan pada bagian virus dalam varian ini.

Sebelumnya pada 26 November, WHO menetapkan varian Omricon (B.1.1.529) sebagai varian yang menjadi perhatian, atas saran dari Kelompok Penasihat Teknis WHO tentang Evolusi Virus (TAG-VE).

Baca Juga : Jubir Kemenkes: Virus Bisa Bermutasi Kapan Saja

Keputusan ini didasarkan pada bukti yang diberikan kepada TAG-VE bahwa Omicron memiliki beberapa mutasi yang mungkin berdampak pada perilakunya, misalnya, seberapa mudah menyebar atau tingkat keparahan penyakit yang ditimbulkannya.

Informasi terkini

Para peneliti di Afrika Selatan dan di seluruh dunia sedang melakukan penelitian untuk lebih memahami banyak aspek Omicron.

Soal penularan, WHO mengatakan masih belum jelas apakah Omicron lebih mudah menular dan menyebar dari orang ke orang dibandingkan dengan varian lain, termasuk Delta.

Jumlah orang yang dites positif telah meningkat di wilayah Afrika Selatan yang terkena varian ini, tetapi studi epidemiologi sedang dilakukan untuk memahami apakah itu karena Omicron atau faktor lainnya.

Di sisi tingkat keparahan penyakit pun masih belum jelas apakah infeksi Omicron menyebabkan penyakit yang lebih parah dibandingkan infeksi dengan varian lain, termasuk Delta.

Data awal menunjukkan bahwa ada peningkatan tingkat rawat inap di Afrika Selatan, tetapi ini mungkin karena meningkatnya jumlah keseluruhan orang yang terinfeksi, bukan akibat infeksi spesifik dengan Omicron.

Saat ini, tidak ada informasi yang menunjukkan bahwa gejala yang terkait dengan Omicron berbeda dari varian lainnya.

Infeksi awal yang dilaporkan terjadi di kalangan mahasiswa—individu yang lebih muda yang cenderung memiliki penyakit yang lebih ringan—tetapi memahami tingkat keparahan varian Omicron akan memakan waktu berhari- hari hingga beberapa minggu.

Semua varian Covid-19, termasuk varian Delta, dapat menyebabkan penyakit parah atau kematian, khususnya bagi orang- orang yang paling rentan, sehingga pencegahan selalu menjadi kunci.

WHO menjelaskan, bukti awal menunjukkan bahwa mungkin ada peningkatan risiko infeksi ulang dengan Omicron bagi orang yang sebelumnya memiliki Covid-19. Namun, WHO menegaskan informasi soal ini masih terbatas.

“Informasi lebih lanjut tentang ini akan tersedia dalam beberapa hari dan minggu mendatang,” katanya. (mg1)

Tags: OmicronvaksinVarian OmicronWHO

Berita Terkait.

Modus TPPO Kian Canggih, DPR Desak Imigrasi Perketat Pengawasan Penumpang Berisiko
Internasional

Draf Kesepakatan, AS Tarik Pasukan dari Iran dan Pembukaan Selat Hormuz

Kamis, 28 Mei 2026 - 01:23
Respons Gedung Putih Soal Heboh Draf Nota Kesepahaman Iran-AS
Internasional

Respons Gedung Putih Soal Heboh Draf Nota Kesepahaman Iran-AS

Rabu, 27 Mei 2026 - 23:31
SUV EV Boxy iCAR V23 Resmi Hadir, Padukan Teknologi dan Karakter Personal
Internasional

Menlu di DK PBB: Situasi Gaza Cermin Kegagalan Komunitas Internasional

Rabu, 27 Mei 2026 - 22:32
Kemenhaj Pastikan Fase Armuzna Aman dan Tertib, Jemaah Diminta Waspada Cuaca Panas
Internasional

Kemenhaj Pastikan Fase Armuzna Aman dan Tertib, Jemaah Diminta Waspada Cuaca Panas

Rabu, 27 Mei 2026 - 18:31
saan
Internasional

Suhu di Armuzna Tembus 47 Derajat Celsius, Timwas Haji DPR RI Minta Layanan Medis Siaga Penuh

Rabu, 27 Mei 2026 - 15:05
Kanada Permudah Visa WNI untuk Dongkrak Kerja Sama Bilateral
Internasional

Kanada Permudah Visa WNI untuk Dongkrak Kerja Sama Bilateral

Selasa, 26 Mei 2026 - 23:21

BERITA POPULER

  • Pemain-Persib

    Ungkapan Kebahagiaan Trio Naturalisasi Usai Bawa Persib Juara Super League

    5684 shares
    Share 2274 Tweet 1421
  • Daftar Lengkap Timnas Indonesia: Diwarnai Debutan dan Kembalinya Pemain Lama

    3015 shares
    Share 1206 Tweet 754
  • Segel Trofi Pertama di Persib, Eliano Reijnders Sebut Atmosfer Bandung Lewati Eropa

    2521 shares
    Share 1008 Tweet 630
  • Menteri Trenggono: Hasil Panen BUBK Kebumen Menuju Kebangkitan Udang Indonesia Berkualitas Ekspor

    2310 shares
    Share 924 Tweet 578
  • Film “Pesta Babi” dan “Teman Tegar Maira”, DPD RI: Itu Suara Kesadaran tentang Papua

    2043 shares
    Share 817 Tweet 511
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.