• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Internasional

Jaksa Internasional Selidiki Dugaan Kejahatan Kemanusiaan di Venezuela

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Kamis, 4 November 2021 - 13:03
in Internasional
Venezuela

Venezuela

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Jaksa Pengadilan Pidana Internasional (ICC) Karim Khan mengatakan pada Rabu (3/11) ia akan membuka penyelidikan atas kemungkinan kejahatan terhadap kemanusiaan di Venezuela.

Pemerintah Venezuela mengatakan pihaknya menghormati keputusan itu namun tidak setuju dengan pendapat jaksa.

BacaJuga:

Qatar Sambut Kemajuan Mediasi Pakistan, Perjanjian Damai AS-Iran Kian Dekati Kenyataan

Pakistan Bocorkan Sinyal Damai AS-Iran: Tinggal Teken Secara Digital

Korban Tewas Gempa M 7,8 di Filipina Naik Jadi 61 Orang, Puluhan Orang Masih Hilang dan Ribuan Rumah Hancur

Khan telah “memutuskan bahwa dia akan melanjutkan membuka penyelidikan untuk menetapkan kebenaran” peristiwa di Venezuela, menurut salinan nota kesepahaman yang ditandatangani oleh Khan dan Presiden Nicolas Maduro dan dibagikan oleh pemerintah.

Pemerintah Venezuela menganggap situasi di negara itu” tak membenarkan loncatan dari tahap pemeriksaan pendahuluan ke tahap penyelidikan,” tambah memorandum itu.

“Pemeriksaan pendahuluan yang dibuka pada 2018 tidak lebih dari tahap penyaringan saat kami memasuki tahap baru ini,” kata Khan dalam sebuah acara yang disiarkan di televisi pemerintah seperti dilansir Reuters, Kamis (4/11/2021).

Jaksa itu berada di hari terakhir kunjungannya ke negara minyak Amerika Selatan itu.

Baik oposisi Venezeula dan pemerintahnya telah meminta ICC untuk menyelidiki dugaan kejahatan yang dilakukan oleh lawan mereka. Pemimpin oposisi Juan Guaido lewat Twitter mendukung keputusan untuk membuka penyelidikan itu.

ICC telah melakukan pemeriksaan pendahuluan ke negara itu sejak 2018 dan mengatakan mungkin ada alasan untuk percaya bahwa para pejabat di pemerintahan Maduro telah melakukan kejahatan terhadap kemanusiaan.

Khan menekankan independensi pengadilan dan mengatakan penyelidikannya tidak boleh dipolitisasi.

“Kami mewakili negara menghormati keputusannya, meskipun kami telah menjelaskan bahwa kami tidak sependapat dengannya, “kata Maduro.” Kami telah menandatangani perjanjian yang menjamin, dengan cara yang efektif, kerja sama, saling melengkapi, saling mendukung, dialog konstruktif untuk mencari kebenaran dan keadilan.”

Selama kunjungannya, Khan bertemu dengan Maduro tiga kali, sementara kerabat orang yang ditahan atau diduga dibunuh oleh pemerintah mengadakan protes jalanan untuk menuntut pertemuan dengan jaksa.

ICC, yang mengadili kejahatan perang, hanya dapat secara resmi turun tangan jika suatu negara tidak mau atau tidak mampu menuntut kejahatan terhadap kemanusiaan dalam sistem peradilannya.(mg1)

Tags: ICCinternasionaljaksaKemanusianVenezuela

Berita Terkait.

Qatar Sambut Kemajuan Mediasi Pakistan, Perjanjian Damai AS-Iran Kian Dekati Kenyataan
Internasional

Qatar Sambut Kemajuan Mediasi Pakistan, Perjanjian Damai AS-Iran Kian Dekati Kenyataan

Minggu, 14 Juni 2026 - 13:05
Pakistan Bocorkan Sinyal Damai AS-Iran: Tinggal Teken Secara Digital
Internasional

Pakistan Bocorkan Sinyal Damai AS-Iran: Tinggal Teken Secara Digital

Sabtu, 13 Juni 2026 - 23:31
Korban Tewas Gempa M 7,8 di Filipina Naik Jadi 61 Orang, Puluhan Orang Masih Hilang dan Ribuan Rumah Hancur
Internasional

Korban Tewas Gempa M 7,8 di Filipina Naik Jadi 61 Orang, Puluhan Orang Masih Hilang dan Ribuan Rumah Hancur

Sabtu, 13 Juni 2026 - 17:01
aidi
Internasional

BKSAP DPR Dorong Kolaborasi Pemuda Muslim Dunia Lewat IMYF 2026 di Tengah Tekanan Global

Jumat, 12 Juni 2026 - 20:41
Esmail-Baghaei
Internasional

Iran Bantah Klaim Trump Soal Kesepakatan Damai di Timur Tengah

Jumat, 12 Juni 2026 - 14:05
Trump
Internasional

Trump Klaim Mojtaba Khamenei Setujui Kesepakatan Damai dengan AS

Jumat, 12 Juni 2026 - 12:33

BERITA POPULER

  • Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    5174 shares
    Share 2070 Tweet 1294
  • Hantavirus Ramai Dibahas, Benarkah Bisa Jadi Pandemi Baru

    1509 shares
    Share 604 Tweet 377
  • Jadi Tulang Punggung Mobilitas Warga, Penyesuaian Tarif TransJakarta Dinilai Rasional

    988 shares
    Share 395 Tweet 247
  • Diduga Rombongan Caketum HIPMI, 10 Penumpang dari Bangkok Positif Narkoba

    906 shares
    Share 362 Tweet 227
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    1536 shares
    Share 614 Tweet 384
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.