• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Internasional

Biden Dorong Negara G20 Penghasil Energi Tingkatkan Produksi

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Minggu, 31 Oktober 2021 - 15:33
in Internasional
biden

Arsip Foto - Presiden Amerika Serikat Joe Biden di Pennsylvania, 20 Oktober 2021. (ANTARA/Reuters/as)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Presiden Amerika Serikat Joe Biden mendesak negara-negara G20 penghasil utama energi untuk meningkatkan produksinya guna memastikan pemulihan ekonomi global yang lebih kuat.

Desakan itu disampaikan Biden sebagai bagian dari upaya luas untuk menekan Organisasi Negara- Negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan mitranya untuk meningkatkan pasokan minyak.

BacaJuga:

Pelayanan Publik Indonesia Tuai Pengakuan Dunia, Menteri PANRB Tekankan Keberlanjutan Inovasi

Timur Tengah Membara Lagi! AS-Iran Saling Serang, Gencatan Senjata di Ujung Tanduk

Drama Penyanderaan 4 WNI di Somalia, DPR Pastikan Pemerintah Siapkan Langkah Berlapis

Dengan melonjaknya harga minyak dan gas, beberapa negara penghasil energi seperti Rusia dan Arab Saudi belum cukup meningkatkan produksi untuk memenuhi kebutuhan sebagian besar negara yang merupakan konsumen energi dan khawatir tentang kekurangan energi dan inflasi.

Baca Juga : PM Italia Apresiasi Program Pemberdayaan UMKM di Indonesia

Presiden Prancis Emmanuel Macron menyampaikan kekhawatiran itu dalam sebuah wawancara dengan surat kabar Financial Times.

Macron mendesak pemerintah negara-negara G20 untuk mendorong “visibilitas dan stabilitas harga” yang lebih baik guna menghindari ancaman yang merusak pemulihan ekonomi global pascapandemi.

Harga gas alam yang meroket, dengan tolok ukur Eropa naik hampir 600 persen tahun ini, didorong oleh persediaan gas yang rendah dan permintaan yang melonjak.

Baca Juga : Biden Desak Rusia Hentikan Manipulasi Gas Alam untuk Politik

Setelah sesi G20, seorang pejabat senior pemerintah Amerika Serikat mengatakan bahwa negara-negara konsumen energi mulai membahas upaya yang dapat mereka lakukan jika OPEC dan mitranya tidak berproduksi maksimal.

“Kita harus dapat berbicara secara pribadi dengan para mitra untuk memikirkan cara apa yang kita miliki untuk menangani persoalan ini jika OPEC- plus tidak meningkatkan produksi,” kata pejabat itu kepada wartawan di Roma, Minggu (31/10), seperti dikutip Antara.

Negara pemasok gas alam utama ke Eropa, Rusia, dan perusahaan raksasa energinya Gazprom sedang didesak untuk berupaya lebih maksimal untuk mengurangi harga di pasar.

“Ini adalah waktu yang sulit bagi ekonomi global, dan yang penting adalah pasokan energi global memenuhi permintaan energi global,” kata pejabat senior AS lainnya sebelum pertemuan G20.

“Ada beberapa produsen energi utama yang memiliki kapasitas cadangan, dan kami mendorong mereka untuk menggunakannya untuk memastikan pemulihan (ekonomi) yang lebih kuat dan berkelanjutan di seluruh dunia,” katanya.

Pejabat itu mengatakan para pemimpin G20 tidak akan secara khusus menargetkan OPEC, yang mencakup Arab Saudi, atau menetapkan target apa pun untuk produksi energi.

Presiden Rusia Vladimir Putin tidak datang ke Roma untuk menghadiri konferensi tingkat tinggi (KTT) G20.

Komentar dari Wakil Perdana Menteri Rusia Alexander Novak pada awal Oktober memicu ketegangan baru tentang pipa gas bawah laut Nord Stream 2 dari Rusia ke Jerman, yang telah lama ditentang Washington, dan sekarang menunggu izin dari regulator Jerman.

Novak mengatakan pemberian izin pipa (Nord Stream 2) dapat membantu mengatasi masalah kekurangan energi di Eropa. Namun, hal itu justru dianggap sebagai upaya Rusia untuk menekan Eropa agar menyetujui Nord Stream 2.

Komentar Novak juga memicu kekhawatiran bahwa Rusia telah gagal meningkatkan produksi gasnya yang saat ini dikirim melalui pipa berbasis darat. (mg3)

Tags: Amerika SerikatJoe Bidenktt g20

Berita Terkait.

Rini
Internasional

Pelayanan Publik Indonesia Tuai Pengakuan Dunia, Menteri PANRB Tekankan Keberlanjutan Inovasi

Selasa, 30 Juni 2026 - 14:46
iran
Internasional

Timur Tengah Membara Lagi! AS-Iran Saling Serang, Gencatan Senjata di Ujung Tanduk

Sabtu, 27 Juni 2026 - 21:11
Drama Penyanderaan 4 WNI di Somalia, DPR Pastikan Pemerintah Siapkan Langkah Berlapis
Internasional

Drama Penyanderaan 4 WNI di Somalia, DPR Pastikan Pemerintah Siapkan Langkah Berlapis

Jumat, 26 Juni 2026 - 23:17
DPR: Skema 8:92 Bukti Perjuangan Ojol Akhirnya Berbuah Hasil
Internasional

Maroko Buka 50 Beasiswa untuk Indonesia, DPR Sambut Positif Kerja Sama Pendidikan

Selasa, 23 Juni 2026 - 22:12
Johnny-Eddizon-Isir
Internasional

Pengendali Keuangan Jaringan Narkoba Fredy Pratama Ditangkap, Penyidik Telusuri Operasi Internasional

Minggu, 21 Juni 2026 - 13:04
Prajurit
Internasional

Israel Gempur Lebanon, Iran Tutup Lagi Selat Hormuz

Sabtu, 20 Juni 2026 - 23:23

BERITA POPULER

  • Ronaldo

    Hasil Piala Dunia: Ronaldo Pimpin Portugal Berpesta, Inggris Kehilangan Taji di Hadapan Ghana

    1727 shares
    Share 691 Tweet 432
  • Hasil Piala Dunia: Portugal Libas Uzbekistan 5-0, Martinez Sanjung Habis Cristiano Ronaldo

    1695 shares
    Share 678 Tweet 424
  • Hasil Piala Dunia 2026: Kalah Telak dari Prancis, Pelatih Norwegia Sengaja Simpan 10 Pemain Andalan

    1643 shares
    Share 657 Tweet 411
  • Hasil Piala Dunia Grup F: Jepang-Swedia Dampingi Belanda ke Fase Gugur

    1089 shares
    Share 436 Tweet 272
  • Piala Dunia 2026: Nagelsmann Ungkap Penyebab Kekalahan Jerman dari Ekuador

    1020 shares
    Share 408 Tweet 255
Konsep Otomatis
Olahraga

Singkirkan Belanda, Mazraoui Tegaskan Maroko Layak Diperhitungkan di Piala Dunia 2026

Editor Dilianto
Selasa, 30 Juni 2026 - 20:17

INDOPOSCO.ID - Bek Timnas Maroko Noussair Mazraoui menegaskan, bahwa timnya bukan lagi sekadar tim kejutan di Piala Dunia 2026, melainkan...

SelengkapnyaDetails
Jadwal 32 Besar Piala Dunia: Norwegia, Prancis dan Meksiko Main, Lawannya Berat

Koeman Ogah Bahas Masa Depannya Usai Belanda Tersingkir di Piala Dunia 2026

Selasa, 30 Juni 2026 - 17:52
Jadwal 32 Besar Piala Dunia: Norwegia, Prancis dan Meksiko Main, Lawannya Berat

Jadwal 32 Besar Piala Dunia: Norwegia, Prancis dan Meksiko Main, Lawannya Berat

Selasa, 30 Juni 2026 - 17:42
Pemain-Maroko

Hasil Piala Dunia: Bounou Jadi Pahlawan, Maroko Pulangkan Belanda via Tos-tosan

Selasa, 30 Juni 2026 - 11:23
Julio-Enciso

Paraguay Singkirkan Jerman, Gustavo Gomez: Persatuan Jadi Kekuatan Kami

Selasa, 30 Juni 2026 - 09:41
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.