Headline

Tim Advokasi Tragedi Kanjuruhan Tolak Hadir di Persidangan, Kenapa?

INDOPOSCO.ID – Tim Advokasi Tragedi Kanjuruhan (Tatak) menolak menghadiri persidangan tragedi yang menyebabkan 135 orang meninggal dunia karena dinilai tidak memenuhi sejumlah tuntutan para korban.

Ketua Tatak Imam Hidayat di Kota Malang, Jawa Timur, Senin (16/1/2023) mengatakan bahwa ada sejumlah hal yang menjadi catatan mengapa tim advokasi menolak hadir di persidangan yang dilakukan di Pengadilan Negeri Surabaya tersebut.

“Mengenai persidangan perdana model A di Pengadilan Negeri Surabaya, kita sejak awal sudah menolak laporannya, kemudian kita juga menolak proses persidangan,” kata Imam.

Baca Juga :

Imam menjelaskan pihak kepolisian sebelumnya telah melakukan komunikasi dengan tim terkait pelaksanaan sidang tersebut. Kepolisian telah menyampaikan undangan kepada Tim Tatak untuk hadir di persidangan tersebut.

Namun, lanjutnya, Tim Tatak menolak hadir pada persidangan yang digelar di Pengadilan Negeri Surabaya. Akan tetapi, jika dalam persidangan tersebut membutuhkan kesaksian dari keluarga korban yang diwakili oleh Tim Tatak, maka para saksi tersebut akan hadir.

“Prinsipnya menolak, tapi apabila nanti Devi Athok (salah satu keluarga korban) dipanggil sebagai saksi, maka kami akan mendampingi dan menghadiri persidangan tersebut,” ujarnya.

Ia menambahkan ada sejumlah hal yang membuat Tim Tatak menolak hadir termasuk proses persidangan Tragedi Kanjuruhan tersebut. Sejumlah alasan itu antara lain adalah berkaitan dengan pengenaan pasal kepada para terdakwa.

Imam menjelaskan, sejumlah terdakwa kasus Tragedi Kanjuruhan tersebut dikenakan Pasal 359 KUHP tentang kelalaian yang menyebabkan orang mati dan Pasal 360 KUHP tentang kelalaian yang menyebabkan luka berat dinilai tidak tepat.

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button