Headline

Tidak Menutup Kemungkinan Vaksin Booster Akan Diwajibkan

INDOPOSCO.ID – Juru Bicara Vaksinasi, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Siti Nadia Tarmizi menuturkan, pemerintah akan menyelesaikan 20 persen vaksinasi dosis satu dan 45 persen dosis dua. Hingga kemudian mengambil skema vaksinasi dosis ketiga atau booster dengan berbayar dan digratiskan.

“Jadi skema booster berbayar dan digratiskan ini diambil karena kami harus menyelesaikan vaksinasi dosis pertama dan kedua,” ujar Siti Nadia Tarmizi di Jakarta, Kamis (6/1/2022).

Ia menyebut, untuk dosis pertama menyasar daerah 3T (tertinggal, terdepan dan terluar). Tentu secara geografis dan distribusi banyak mengalami kendala.

“Gap pertama dan kedua cukup besar. Jadi kami harus menyakinkan kepada masyarakat agar mau vaksinasi dosis kedua,” katanya.

“Kendalanya pada dosis kedua sempat terjadi kekosongan vaksin. Dan saat ini vaksin ada masyarakat enggan vaksin dosis kedua,” imbuhnya.

Baca Juga : Kemenkes Buka Suara soal Jual Beli Booster Ilegal di Surabaya

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button