Headline

Situs BSSN Dibobol, Pengamat Dorong RUU Perlindungan Data Pribadi Disahkan

INDOPOSCO.ID – Publik kembali di pertontonkan dengan pembobolan website pemerintah. Kali ini, dikabarkan website BSSN (Badan Siber dan Sandi Negara) terkena deface, yang beralamat di www.pusmanas.bssn.go.id yang diketahui dari salah satu unggahan twitter.

Pakar Keamanan Siber, Pratama Persadha mengatakan, serangan atau pembobolan website BSSN diunggah pada 20 Oktober 2021 melalui twitter oleh akun @son1x777. Dalam unggahan itu, dituliskan keterangan telah di hack oleh ‘theMx0nday’.

“Dituliskan oleh pelaku deface bahwa aksi ini dilakukan untuk membalas pelaku yang diduga dari Indonesia yang telah meretas website negara Brazil,” katanya saat dihubungi, Rabu (27/10/2021).

Pratama yang pengurus lembaga riset siber CISSReC (Communication & Information System Security Research Center) ini menyebutkan, deface pada website merupakan peretasan ke sebuah website dan mengubah tampilannya.

Menurutnya, perubahan tersebut bisa meliputi seluruh halaman atau di bagian tertentu saja. Contohnya, font website diganti, muncul iklan mengganggu, hingga perubahan konten halaman secara keseluruhan.

“Seharusnya BSSN sejak awal mempunyai rencana mitigasi atau BCP (Business Continuity Planning) ketika terjadi serangan siber, karena induk CSIRT (Computer Security Incident Response Team) yang ada di Indonesia adalah BSSN,” tuturnya.

Ia menerangkan, melihat sistem keamanan yang sudah baik di BSSN, sepertinya ada pelanggaran Standar Operasional Prosedur (SOP) terhadap link pada www.pusmanas.bssn.go.id, karena mungkin tidak melewati proses penetration test terlebih dahulu ketika akan di publish.

“Kalau di cek attack-nya, mungkin bisa dicari tahu kenapa bisa firewall-nya membypass serangan ke celah vulnerable-nya. Attack yang simple pun, kalau lolos dari firewall bisa mengakibatkan kerusakan yang besar. Jangan dianggap semua serangan deface itu adalah serangan ringan, bisa jadi hackernya sudah masuk sampai ke dalam,” terangnya.

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button