Headline

2 Tahun Jokowi-Ma’ruf, Kontras Nilai Demokrasi Mati Perlahan

INDOPOSCO.ID – Komisi Untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) melakukan, evaluasi terhadap kinerja Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Ma’ruf Amin yang bertepatan 2 tahun kepemimpinannya.

Laporan evaluatif itu berisikan sejumlah catatan untuk menguji sejauh mana penyelenggaraan negara telah tunduk pada prinsip demokrasi, HAM dan rule of law.

Koordinator KontraS Fatia Maulidiyanti menilai, situasi demokrasi di Indonesia saat ini merosot tajam di tahun ke-2 kepemimpinan Jokowi-Ma’ruf Amin. Masih nihilnya komitmen dalam melakukan perbaikan.

Kondisi demokrasi justru memburuk dengan abainya negara terhadap perlindungan, penghormatan dan pemenuhan HAM sebagai mandat konstitusi.

“Sepanjang memimpin di periode kedua, demokrasi mati secara perlahan di mana dapat dilihat dari situasi kebebasan sipil yang makin memburuk. Makin massifnya terhadap terhadap pembela HAM,” kata Fatia dalam keterangan virtual, Selasa (19/10/2021).

Negara dinilai kian abai terhadap kasus-kasus pelanggaran HAM berat masa lalu, pendekatan represif di Papua minim koreksi, minim komitmen terhadap instrumen HAM Internasional. Serta nihilnya partisipasi dalam pembuatan regulasi.

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button