Headline

Merger Gojek-Tokopedia, Pengamat: Waspadai Hacker Kelas Dunia

INDOPOSCO.ID – Dua raksasa teknologi online Indonesia Gojek dan Tokopedia telah resmi bergabung. Digadang-gadang entitas baru tersebut menyumbang 2 persen dari produk domestik bruto (PDB) negara. Dan GoTo Group ini memiliki lebih dari 100 juta pengguna aktif bulanan dan juga termasuk unit fintech, GoTo Financial.

Pakar Keamanan Siber Pratama Persadha menjelaskan, bahwa bergabungnya Gojek dan Tokopedia punya konsekuensi pada pengelolaan data khususnya dari sisi keamanan data penggunanya. Karena keduanya mengolah data dalam jumlah besar.

“Namun patut dicermati juga bahwa keduanya juga punya pengalaman kurang baik pada sistem informasinya. Tokopedia pada pertengahan 2020 digegerkan dengan bocornya 91 juta lebih data pemakai dan Gojek beberapa kali mengalami fraud pada banyak pemakai GoPay,” terangnya.

Ia menambahkan, semakin besar sebuah platform, maka akan semakin menarik perhatian pelaku kejahatan. Bukan hanya hacker lokal tapi hacker global akan mengincar. Sebab, “Startup baru” dengan nama GoTo ini sudah masuk kedalam level startup dengan valuasi terbesar di dunia.

“Belum lagi adanya teknologi keuangan pada Gopay. Bukan hanya data pribadi yang berpotensi dicuri oleh penjahat siber, tapi juga bisa uang customernya kalau pengamanannya tidak benar-benar kuat,” ungkapnya.

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button