Headline

Pengamat: Sebaiknya di Indonesia Cukup Tiga Parpol Saja

INDOPOSCO.ID – Menjelang pemilihan presiden (Pilpres) atau kepala daerah banyak partai politik (Parpol) melakukan afiliasi politik atau koalisi politik. Oleh karena itu, sebaiknya di Indonesia cukup ada tiga partai saja.

Pernyataan tersebut diungkapkan Direktur Eksekutif Political and Public Policy Studies (P3S) Jerry Massie, Rabu (17/3/2021).

Peneliti politik Amerika itu menilai, saat ini jika Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), Golongan Karya (Golkar), NasDem, Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) merupakan koalisi pemerintahan bisa saja berafiliasi dan kini hanya ada 2 koalisi yakni 6 koalisi pemerintahan dan 2 koalisi oposisi Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Jika Demokrat bergabung dengan pemerintah, lanjut Jerry, maka kemungkinan tinggal PKS dan PAN. Tapi sejauh ini jika politik dua kaki maka yang kaki 1 ada di koalisi gabungan dan kaki yang satu dikoalisi oposisi.

“Kita multi partai tapi pada hakekatnya hanya ada 2 yakni partai koalisi pemerintah dan 2 partai oposisi. Sebaiknya ke depan kita 2 atau 3 partai saja biar ongkos dan anggaran tak terlalu besar,” jelasnya.

Dengan 3 partai, sambung Jerry, maka akan lebih terkontrol dan akan terhindar dari kudeta. Untuk itu, dikatakannya harus ada upaya merevisi UU Parpol Nomor 2 Tahun 2011 revisi No 2 Tahun 2018.

“Percuma saja partai kita banyak tapi tak mau bertarung maunya afiliasi politik atau koalisi politik, lebih baik digabung saja partai pemerintah dan lawannya partai oposisi,” ucapnya. (nas)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button