Gaya Hidup

Batuk Kronis Berkepanjangan Indikasi Long Covid-19

INDOPOSCO.ID – Direktur Pascasarjana Universitas YARSI Prof Tjandra Yoga Aditama mengemukakan bahwa batuk kronis berkepanjangan hingga beberapa bulan dapat mengindikasikan seorang penyintas mengalami Long COVID-19.

“Batuk kronik sampai beberapa bulan dapat saja terjadi pada sebagian pasien Long COVID-19 atau COVID-19 berkepanjangan,” kata Tjandra Yoga Aditama yang dikonfirmasi di Jakarta, Senin.

Menurut Tjandra yang juga Guru Besar Paru Universitas Indonesia, batuk pada dasarnya adalah mekanisme pertahanan tubuh yang menunjukkan ada gangguan di paru dan saluran napas.

Baca Juga : Satgas: Kasus Covid-19 di Indonesia Bertambah 1.411 Orang

“Adalah salah, kalau ada yang menyebut batuk biasa. Semua batuk itu luar biasa. Orang yang sepenuhnya sehat tidaklah batuk,” katanya.

Menurut dia, keluhan batuk, apalagi kronik, menunjukkan ada masalah kesehatan di paru dan saluran pernapasan yang perlu segera diketahui penyebabnya dan ditangani dengan baik agar tidak jadi masalah berkepanjangan.

Tjandra menjelaskan, batuk kronik adalah batuk yang terjadi lebih dari delapan pekan, batuk akut kalau terjadi sampai tiga pekan, sementara batuk yang dialami antara tiga sampai delapan pekan disebut batuk sub-akut.

“Jadi, penyebutan batuk akut atau kronik adalah sesuai dengan lamanya keluhan atau gejala, bukan karena berat ringannya gejala,” katanya.

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button