• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Gaya Hidup

Cegah Kekerasan Seksual, Jangan Sepelekan Perubahan Sifat Anak

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Kamis, 14 Juli 2022 - 01:21
in Gaya Hidup
anak

Ketua Satuan Tugas (Satgas) Perlindungan Anak IDAI Eva Devita Harmoniati dalam Seminar Awam Cegah Kekerasan Seksual Pada Anak yang diikuti secara daring di Jakarta, Rabu (13/7/2022). Foto : Antara/Hreeloita Dharma Shanti

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) menekankan setiap pihak untuk tidak menyepelekan sekecil apapun perubahan perilaku dan sifat pada anak-anak guna mencegah terjadinya kekerasan seksual semakin marak.

“Penelitian menunjukkan bahwa anak yang mengalami berbagai macam peristiwa traumatik termasuk di antaranya kekerasan fisik, emosional atau seksual, maka dampaknya tidak hanya berhenti pada saat itu, tapi bersifat jangka panjang,” kata Ketua Satuan Tugas (Satgas) Perlindungan Anak IDAI Eva Devita Harmoniati dalam Seminar Awam Cegah Kekerasan Seksual Pada Anak yang diikuti secara daring di Jakarta, Rabu (13/7).

BacaJuga:

Mau Tampil Cantik dengan Kulit Kencang Tanpa Operasi, Awas Jangan Asal Treatment

Ini Daftar Lengkap Pemenang “2026 TMElive International Music Awards”

Kembali ke HYBE, Hyein NewJeans Tunjukkan Pesona di Sampul Majalah

Eva menyayangkan hingga kini, banyak orang tua yang bersifat tidak peka terhadap perubahan perilaku anaknya. Beberapa kali pula ditemukan bahwa orang tua tak mengetahui perbuatan anak saat mengakses atau membuat sebuah video pornografi atau hal berbau sensual lainnya.

Padahal dengan memahami perubahan itu, dapat meminimalisir berulangnya kekerasan ataupun kejahatan seksual pada anak-anak bangsa.

Eva mengatakan perubahan mendasar yang dapat terlihat dari perilaku anak yakni, anak yang semula memiliki sifat semangat dan ceria, cenderung mengunci diri di dalam kamar, menjauhi orang lain dan senang menyendiri.

Anak juga merasakan depresi atau perasaan gelisah sehingga takut untuk bertemu orang lain. Adapun sifat lain yang muncul yakni anak menjadi agresif dan performa di sekolah biasanya akan menurun.

Baca Juga: Korban Kekerasan Seksual Berhak Ajukan Hak Restitusi

“Muncul keluhan-keluhan yang tidak jelas seperti sakit perut, sakit kepala, menolak berangkat ke sekolah dengan berbagai macam alasan. Anak juga bisa menunjukkan gangguan makan dan tidur. Bisa tidak nafsu makan sama sekali (anoreksia) atau bulimia karena untuk menutupi rasa kecemasan yang ada di dalam hatinya,” ujar dia.

Eva melanjutkan, anak yang terkena kejahatan seksual biasanya sering mengalami mimpi buruk dan keluhan buang air besar maupun kecil. Alat kemaluan juga menjadi gatal atau banyak cairan yang keluar dari vagina. Bahkan terdapat beberapa titik rasa sakit yang dirasakan anak.

“Memang ada faktor protektif, tidak semua anak mengalami kekerasan akan mengalami dampak yang sedemikian hebatnya. Faktor protektif itu berupa dukungan keluarga dan juga dukungan dari teman sebaya, agar si anak bisa pulih dari trauma yang dialami saat itu,” ucap Eva seperti dikutip Antara, Rabu (13/7/2022).

Kemudian anak yang mengalami kekerasan di masa kecil, biasanya akan tumbuh dengan mengalami gangguan dalam perkembangan kognitif, sosial dan emosionalnya. Mereka bisa lebih berani melakukan perilaku berisiko seperti merokok menggunakan NAPZA atau terlibat pergaulan bebas.

Khusus pada anak yang mengalami kekerasan seksual, selain rasa takut hormon stres yang meningkat sehingga menimbulkan perilaku berisiko dan perilaku kekerasan atau bunuh diri. Sebab anak akan memiliki rasa bersalah sehingga mengganggu aktivitas sehari-harinya karena memiliki ketakutan.

Dengan demikian, dirinya berharap orang tua dapat memahami pentingnya perubahan perilaku setiap anak sekecil apapun dan berani membangun komunikasi juga kepercayaan agar anak tidak merasa sendirian.

“Itu tentunya akan sangat berat terhadap psikologi seorang anak, juga mekanisme bagaimana bisa mengatasi kecemasan dan trauma di alam ini, dari dirinya sendiri untuk mengatasi kondisi tersebut,” ujar Eva. (mg1)

Tags: anakkekerasanseksual

Berita Terkait.

UNIQLO Dukung Pemulihan Masyarakat Terdampak Bencana di Flores dan Lombok
Gaya Hidup

Mau Tampil Cantik dengan Kulit Kencang Tanpa Operasi, Awas Jangan Asal Treatment

Rabu, 26 Agustus 2026 - 17:55
Awards
Gaya Hidup

Ini Daftar Lengkap Pemenang “2026 TMElive International Music Awards”

Selasa, 25 Agustus 2026 - 01:48
12 Tahun Projo, Budi Arie Serukan Pemberantasan Korupsi di Lingkaran Kekuasaan
Gaya Hidup

Kembali ke HYBE, Hyein NewJeans Tunjukkan Pesona di Sampul Majalah

Senin, 24 Agustus 2026 - 00:47
Jelang “Spooky In Love” Tamat, Rating “Flex X Cop 2” Capai Rekor Baru
Gaya Hidup

Jelang “Spooky In Love” Tamat, Rating “Flex X Cop 2” Capai Rekor Baru

Minggu, 23 Agustus 2026 - 22:04
Karhutla Kalsel Makin Membara, 595 Hektare Hangus: Helikopter Turun Tangan
Gaya Hidup

Resmi Bergabung dengan Agensi BILLIONS, Yoo Ah In Bersiap Comeback Akting Usai Sempat Tersandung Kasus

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 16:07
Karhutla Kalsel Makin Membara, 595 Hektare Hangus: Helikopter Turun Tangan
Gaya Hidup

Siap Sapa Penggemar, Yves Eks LOONA Gelar Tur Solo Asia dan Australia November Mendatang

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 15:06
Persija
Olahraga

TC di Thailand Usai, Shin Tae-yong Pamerkan Persija yang Berbeda

Editor Nelly Marinda Situmorang
Rabu, 26 Agustus 2026 - 10:02

INDOPOSCO.ID - Dua pekan di Thailand bukan sekadar perjalanan pramusim bagi Persija. Dari panasnya latihan fisik di Hua Hin hingga...

SelengkapnyaDetails
Pemain-Persib

Persib Rilis 32 Pemain untuk 4 Kompetisi, Duo Timnas Turut Hiasi Skuad

Rabu, 26 Agustus 2026 - 08:40
Gustavo Almeida Cabut, Persija Mulai Era Baru di Lini Depan

Gustavo Almeida Cabut, Persija Mulai Era Baru di Lini Depan

Selasa, 25 Agustus 2026 - 22:40
Hasil Liga Inggris: City Comeback Dramatis, Liverpool Selamat di Ujung Laga

Hasil Liga Inggris: City Comeback Dramatis, Liverpool Selamat di Ujung Laga

Senin, 24 Agustus 2026 - 08:56
Luis-Diaz

Bekuk Dortmund di Signal Iduna Park, Bayern Angkat Trofi Piala Super Jerman 2026

Minggu, 23 Agustus 2026 - 10:02

BERITA POPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.