Gaya Hidup

Berbenah Kehidupan yang Tetap Harus Berdenyut, Meski Virus Tetap Terus Berlanjut

INDOPOSCO.ID – Dua tahun terakhir ini, kebiasaan menjaga jarak, mengenakan masker, dan mencuci tangan telah menjadi hal yang biasa kita temui dalam konteks kehidupan sebagai individu maupun bagian dari masyarakat.

Saat ini, ranjang rumah sakit tidak lagi dipenuhi pasien Covid-19, status pembatasan kegiatan masyarakat di berbagai daerah sudah mulai melonggar, berbagai pusat belanja, tempat wisata, dan tempat beribadah juga sudah kembali dibuka, termasuk anak-anak yang mulai kembali ke sekolah untuk pembelajaran tatap muka. Berbagai kebiasaan baru diterapkan sebagai new normal dan merupakan kekuatan utama dalam menjalankan iklim kehidupan baru yang berdampingan dengan Covid-19 tanpa rasa takut.

Di sisi lain, sejumlah pendapat muncul, misalnya pandemi Covid-19 telah menyadarkan kita bahwa ketidakpastian dalam hidup adalah sesuatu yang tidak dapat kita cegah. Kita juga semakin mengerti akan pentingnya menjaga kesehatan diri dan keluarga, serta mengantisipasi berbagai risiko yang bisa terjadi di masa depan, terutama risiko kesehatan dan finansial. Lantas, apa saja aspek kehidupan yang perlu dibenahi sebagai strategi untuk berdamai dengan Covid-19?

Baca Juga : Omicron BA.2 Merajalela di Inggris

Berbenah kehidupan, dari spontan menjadi terencana

Perencanaan merupakan salah satu mekanisme kita dalam beradaptasi agar siap menghadapi masa depan. Pandemi Covid-19 telah membuat banyak orang yang tadinya tidak mau terlalu pusing dengan perencanaan hidup, mengambil waktu sejenak untuk memikirkan kembali rencana kehidupannya, termasuk rencana keuangannya.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) per November 2021, terdapat 21,32 juta orang (10,32 persen penduduk usia kerja) yang terdampak Covid-19 meliputi pengurangan jam kerja, pemberhentian kerja sementara waktu, hingga pengangguran. Hal ini tentu berpengaruh pada pengurangan pendapatan atau bahkan sama sekali tidak memiliki pendapatan untuk memenuhi berbagai kebutuhan. Berdasarkan pengalaman tersebut, kita belajar bahwa memiliki kesiapan keuangan penting untuk berjaga-jaga.

Salah satu hal yang bisa dilakukan untuk memiliki kesiapan finansial adalah dengan strategi finansial yang terencana, misalnya berhemat, memprioritaskan pembayaran hutang, menabung, serta berinvestasi. Selain itu, jika ingin berjaga-jaga dari kerugian finansial yang besar, misalnya sakit atau bahkan meninggal dunia, maka bisa memanfaatkan produk asuransi jiwa.

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button