• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Gaya Hidup

Katarak Sebabkan Kebutaan tapi Bisa Disembuhkan

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Jumat, 25 Maret 2022 - 17:53
in Gaya Hidup
Dokter spesialis mata Anggitya Rullantika, SpM
Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Dokter spesialis mata Anggitya Rullantika, SpM mengungkapkan katarak bisa menjadi salah satu penyebab kebutaan, namun dapat disembuhkan.

“Katarak adalah suatu penyakit yang menyebabkan lensa mata berubah keruh dan berkabut. Penyebab paling umum adalah bertambahnya usia. Penuaan menyebabkan perubahan pada jaringan mata yang membuat lensa semakin tebal dan tidak lentur,” ujar dr Anggitya di Tangerang, Jumat.

BacaJuga:

Debut Azka Corbuzier di New York Tuai Pujian, Film “Home, Almost” Bikin Penonton Menangis

Transformasi Layanan Berbuah Manis, BRI Sabet 36 Penghargaan di TBCCI 2026

Di Balik Deru Motor MotoGP Mandalika, Ratusan Relawan BRI Peduli Bergerak Jaga Kebersihan Lingkungan

Faktor pemicu katarak beragam yakni dari usia yang bertambah hingga kebiasaan sehari-hari yang tidak baik. Pada awalnya katarak tidak begitu mengganggu penglihatan.

Baca Juga : Ini Tips Penting yang Harus Dilakukan setelah Operasi Katarak

Penyakit ini berkembang perlahan dengan ditandai dengan penglihatan yang mulai berbayang. Jika dibiarkan, semakin lama terasa mengganggu karena objek yang dilihat seperti tertutup kabut.

Selain penyebab umum, penyakit katarak bisa terjadi akibat faktor-faktor lain seperti mengidap penyakit diabetes melitus, hipertensi serta kebiasaan-kebiasaan buruk yang dapat menimbulkan katarak di kemudian hari.

“Paling umum ditemui karena faktor penuaan, namun beberapa faktor risiko juga bisa terjadi semisal pada penderita diabetes melitus, hipertensi serta kebiasaan merokok dan minuman beralkohol,” kata Anggitya yang merupakan dokter spesialis mata di RS Sari Asih Karawaci Tangerang.

Jika sudah terjadi, dokter akan melakukan diagnosa secara menyeluruh dengan alat penunjang yang dapat mendeteksi tingkat keparahan. Katarak yang sudah buruk dan mengganggu penglihatan harus diatasi dengan prosedur operasi.

“Tindakan operasi yang dilakukan pada penderita katarak tidak membutuhkan rawat inap, dan berlangsung aman karena hanya melakukan irisan kecil pada tepi kornea. Setelah tindakan, penderita katarak bisa beraktivitas seperti biasa,” katanya.

Biasanya, katarak tidak akan muncul kembali pasca operasi. Akan tetapi sebagian masyarakat merasa khawatir katarak yang dideritanya akan muncul kembali setelah operasi akibat pola hidup yang tidak terjaga.

Dijelaskannya, berdasarkan penelitian, sekitar 20 persen pasien katarak kembali ke fasilitas kesehatan setelah jangka waktu satu hingga lima tahun hal ini dikarenakan katarak yang telah dioperasi muncul kembali.

Salah satu terapi yaitu dengan tindakan Nd-yag Laser. Terapi tersebut merupakan yang paling sering digunakan untuk tatalaksana pasien katarak pasca operasi dan mencegah terjadinya yang dapat menyebabkan komplikasi yang lebih serius.

“Katarak yang muncul kembali setelah operasi disebut katarak sekunder. Diperlukan terapi khusus untuk menghilangkannya, hanya saja teknik yang dilakukan berbeda, yaitu harus menggunakan sinar laser,” ujarnya. (bro)

Tags: Anggitya Rullantikadokter spesialiskatarakSpM

Berita Terkait.

Koperasi Tak Cukup Bertahan, Metranet Dorong Layanan Lebih Modern Lewat KoperasiGO
Gaya Hidup

Debut Azka Corbuzier di New York Tuai Pujian, Film “Home, Almost” Bikin Penonton Menangis

Jumat, 16 Oktober 2026 - 21:06
Transformasi Layanan Berbuah Manis, BRI Sabet 36 Penghargaan di TBCCI 2026
Gaya Hidup

Transformasi Layanan Berbuah Manis, BRI Sabet 36 Penghargaan di TBCCI 2026

Kamis, 15 Oktober 2026 - 13:02
Rayakan 39 Tahun, Swiss-Belresidences Kalibata Tebar Kepedulian Bersama Anak-Anak Sahabat Anak Cijantung
Gaya Hidup

Di Balik Deru Motor MotoGP Mandalika, Ratusan Relawan BRI Peduli Bergerak Jaga Kebersihan Lingkungan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 11:07
Rayakan 39 Tahun, Swiss-Belresidences Kalibata Tebar Kepedulian Bersama Anak-Anak Sahabat Anak Cijantung
Gaya Hidup

Rayakan 39 Tahun, Swiss-Belresidences Kalibata Tebar Kepedulian Bersama Anak-Anak Sahabat Anak Cijantung

Kamis, 15 Oktober 2026 - 10:57
swiss
Gaya Hidup

Swiss-Belresidences Kalibata Hadirkan Wedding Showcase 2026, Tawarkan Inspirasi Pernikahan dalam Satu Tempat

Rabu, 14 Oktober 2026 - 11:28
senn
Gaya Hidup

Sennheiser MOMENTUM True Wireless 5 Resmi Hadir, TWS Premium dengan Baterai yang Bisa Diganti

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:09

OLAHRAGA

gp
Olahraga

Fasilitas dari Bea Cukai Ini Bantu Kesuksesan Penyelenggaraan Moto GP Mandalika 2026

Editor Laurens Dami
Jumat, 16 Oktober 2026 - 14:42

INDOPOSCO.ID - Kesuksesan penyelenggaraan Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 atau MotoGP Mandalika turut didukung oleh kelancaran logistik lintas negara....

SelengkapnyaDetails
super

Jadwal Super League Pekan 5: Persija Diuji Persita, Persib Hadapi Ancaman Persik

Jumat, 16 Oktober 2026 - 11:01
psm

Jamu PSM Makassar di Bantul, PSIM Jogjakarta Usung Misi Raih Tiga Poin Perdana

Jumat, 16 Oktober 2026 - 10:40
esi

PB ESI 2026-2030 Fokus Ubah Potensi Generasi Digital Jadi Prestasi Dunia

Kamis, 15 Oktober 2026 - 17:07
Gempa Bumi Getarkan Banyumas di Jawa Tengah, Pusat Episenter 25 Km dari Kota

Hasil Liga Champions: Liverpool Pesta Gol, PSG Mengamuk di Markas City

Kamis, 15 Oktober 2026 - 07:57

BERITA POPULER

  • Gandeng Musisi Tanah Air, Kemendikdasmen Kian Menggelorakan Lagu Anak Lewat KICAU

    Gandeng Musisi Tanah Air, Kemendikdasmen Kian Menggelorakan Lagu Anak Lewat KICAU

    1985 shares
    Share 794 Tweet 496
  • Usai Gempa M4,1 Guncang Bogor, Getaran Susulan hingga Malam

    1167 shares
    Share 467 Tweet 292
  • Gempa Bumi Getarkan Banyumas di Jawa Tengah, Pusat Episenter 25 Km dari Kota

    995 shares
    Share 398 Tweet 249
  • Daftar Harga Mobil Elektrifikasi Wuling 2026, dari Aira EV hingga Wuling Darion EV

    948 shares
    Share 379 Tweet 237
  • Kunci Wirausaha Kuat, Ekonomi Melesat Perpres No. 38 Tahun 202

    914 shares
    Share 366 Tweet 229
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.