Kanker Payudara Bisa Terjadi pada Pria dan Bisa Lebih Ganas

INDOPOSCO.ID – Dokter dan Ahli Bedah Onkologi dari Rumah Sakit Kanker Dharmais Bob Andinata mengatakan kanker payudara juga dapat terjadi pada pria dan memiliki sifat yang lebih ganas dibandingkan.
“Pengobatannya juga harus lebih cepat karena kanker payudara pada pria lebih ganas dibanding pada wanita,” ujar Bob dalam talkshow virtual Skrining dan Deteksi Dini Sadari Kita Pasti Bisa yang diikuti di Jakarta, Kamis.
Bob mengatakan, perihal tersebut bisa dipengaruhi oleh sebagian faktor risik seperti obesitas (kelebihan berat badan), terdapatnya keanehan pada testis yang menciptakan hormon testosteron ataupun terdapatnya keanehan sindrom seperti ginekomastia ataupun kondisi payudara laki- laki menyamai payudara perempuan pada umumnya.
Pemakaian hormonal jangka panjang seperti pemakaian obat- obatan prostat, tutur ia, pula dapat memacu terbentuknya kanker payudara pada laki- laki.
Walaupun tercatat bisa terjadi hanya berkisar antara satu hingga 2 persen, ia berkata kanker payudara pada laki-laki bisa menyebar secara lebih agresif dibanding dengan kanker payudara yang dialami oleh perempuan.
Lebih lanjut Bob menarangkan, penanganan kanker payudara pada laki-laki pula mempunyai perbandingan dengan perempuan yang dilakukan dalam sebagian tahapan.
Bagi Bob, pemeriksaan kanker payudara pada laki- laki bisa langsung dilakukan dengan melaksanakan Sadaris (pemeriksaan payudara secara klinis) bila ada tonjolan pada payudara ataupun keluhan yang dirasakan.
“Deteksi dini berbeda dengan wanita ya. Kalau wanita ada Sadari dan sebagainya, kalau pria Sadaris saja, kalau ada timbul keluhan saja,” ujar dia.
Terakhir dia menjelaskan, apabila terdapat sebuah benjolan pada payudara pria, penderita akan mendapatkan pemeriksaan yang dilakukan oleh dokter onkologi melalui USG (ultrasonografi) yang dilakukan pada testis pria tersebut.
“Jika ketika ada benjolan pun di payudara pria, cukup diperiksakan. Kalau tidak hilang akan dioperasi, tapi belum tentu juga itu kanker payudara. Tapi memang jika didiagnosis pada pria dia lebih agresif dibanding wanita,” ucap dia. (mg4)