Gaya Hidup

Pertumbuhan Layanan “Streaming” Lambat, Saham Disney Jatuh

INDOPOSCO.ID – Perusahaan Walt Disney Co yang bergerak di bidang hiburan mengalami penurunan saham akibat pertumbuhan layanan streaming yang melambat berbarengan dengan penurunan angka kasus Covid-19 di Amerika Serikat. Saham Disney turun sebesar 3,7 persen.

Meski demikian CEO Walt Disney Robert Chapek menyebutkan perusahaannya akan tetap memproduksi, baik film maupun acara televisi secara normal sehingga dapat menghadirkan penawaran baru yang bisa mendatangkan pelanggan baru ke Disney Plus, ESPN+, maupun Disney Hotstar.

Ia pun menyebutkan kini layanan streaming milik Disney tengah dikembangkan lebih baik lagi untuk dapat bersaing dengan layanan streaming serupa seperti Netflix.

Analis dari eMarketer yaitu Eric Hoggstrom menyebutkan pertumbuhan yang melambat dari Disney plus dapat diatasi jika konten- konten di aplikasi itu terus diperkaya.

“Mengingat investasi Disney ada pada konten, pertumbuhan pelanggan akan kembali kuat setelah turbulensi jangka pendek ini berakhir,” kata Eric seperti dikutip Antara, Jumat (14/5/2021).

Beberapa konten yang telah disiapkan Disney+ di antaranya seperti “Loki” tentang penjahat Marvel dan serial Star Wars “The Book of Boba Fett.”

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button