• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Kementan Pacu Produksi Tanaman Pangan 2023 Menembus Langit

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Kamis, 26 Januari 2023 - 17:59
in Ekonomi
syl

Direktur Jenderal Tanaman Pangan Kementerian Pertanian Suwandi (kanan) saat mendampingi Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, dalam sebuah kesempatan beberapa waktu lalu. Foto: Dokumen Kementan

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo meminta desain skema pembangunan pertanian untuk komoditi tanaman pangan dibuat dengan inovasi dan terobosan guna mewujudkan reformasi pertanian, intensifikasi produksi, dan peningkatan akses pasar. Pasalnya, menghadapi menghadapi tantangan global 2023 yang berdampak langsung terhadap sektor pertanian, komoditas pangan tak boleh bersoal namun harus mampu menembus langit.

“Sesuai arahan Presiden Joko Widodo, penguatan pasca-panen harus diperkuat, hilirisasi budidaya produksi pertanian diperkuat dengan produk turunan. Ini jadi tugasmu Pak Dirjen Tanaman Pangan dan  besok tidak ada provinsi yang tidak ada produk hilirisasi karena nilai jual komoditi pertanian yang sudah diolah bisa naik mencapai 40 persen,” kata Syahrul dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Direktorat Jenderal Tanaman Pangan Tahun 2023 di Depok, Kamis (26/1/2023).

BacaJuga:

9 Startup Muda Terbaik Terpilih, Pertamuda 2026 Pertegas Komitmen Inovasi Pertamina

Ketika Produksi Lokal Menjadi Bagian dari Perjalanan Wuling di Indonesia

Geely Perkuat Kenyamanan Kepemilikan Kendaraan Lewat Program Akhir Tahun

Rakernas Direktorat Tanaman Pangan ini turut hadir jajaran eselon I Kementerian Pertanian (Kementan), Jajaran Direktorat TP Kementan dan Kepala Dinas Pertanian Provinsi dan Kabupaten se-Indonesia.

Syahrul menegaskan untuk mewujudkan hasil pembangunan pertanian yang optimal di tahun 2023, harus melakukan perencanaan pembangunan pertanian untuk tanaman pangan pada tiap komoditas dengan detail dan matang, tidak ada spekulasi di dalamnya. Data dan perencanaan yang sudah disusun, diaktualisasikan di lapangan satu per satu disetiap provinsi dengan pengawasan sehingga hasil bisa terukur.

“Kalau sekarang ada makanan dan stok cukup karena ada kerja dari tanaman pangan di dalamnya. Artinya apa? Kita itu adalah pejuang yang bertempur. Ini lebih susah dan saya mau berterima kasih pada kita semua karena sudah bekerja mengamankan pangan rakyat  270 juta jiwa,” terangnya.

Sesuai data Badan Pusat Statistika (BPS) menyebutkan pada Triwulan (TW) II 2020, PDB Sektor Pertanian tumbuh positif 16,24 persen (q to q) dan terus berlanjut pada 2022. Nilai Tukar Petani (NTP) terus membaik, bahkan pada Maret 2022 mencapai 109,29 tertinggi pada tahun 2022.

“Pertanian tidak ada matinya. Dari tanganmu para penyuluh, dari tanganmu Pak Kadis, kesejahteraan petani harus naik didaerahmu. Kalian hebat, tanaman pangan hebat, luar biasa,” kata Mentan.

“Oleh karena itu, planning lakukan dengan baik, penjajakan lapangan di Februari dan implementasi lapangan, saya mau lihat di Maret. Kalo beras terkendali, maka inflasi bisa turunkan. Kalo jagung terkendali maka pakan ternak aman,” pinta dia.

Syahrul menambahkan tantangan pangan tahun 2023 semakin sulit. Untuk itu, mengajak semua jajaran pertanian juga aktif mengantisipasinya melalui strategi mitigasi dan adaptasi serta lakukan kolaborasi antara pusat, daerah, perbankan dan para stakeholder yang lain dalam rangka menyikapi ancaman krisis pangan dan mengembangkan pertanian yang tahan (resilience) terhadap perubahan iklim.

“Perkuat kolaborasi kita juga dengan digital sistem dan sistem pertanian yang maju. Gerakkan setiap kegiatan dan program yang sudah direncanakan. Saya tahu pasti ini tidak mudah karena memerlukan langkah fokus dan pasti ada tantangan, tidak perlu takut, saya siap backup,” ujarnya.

Bersamaan, Direktur Jenderal Tanaman Pangan Kementan, Suwandi mengatakan forum Rakernas Dirjen Tanaman Pangan merupakan rapat tindak lanjut dan mendetailkan dari arahan Menteri Pertanian pada pembukaan Rakernas Pembangunan Pertanian 2023 yang dilaksanakan sebelumnya.

Kegiatan Direktorat Jenderal Tanaman Pangan pada 2023 dilaksanakan dengan langkah besar yang dirumuskan lebih kuat guna mengantisipasi tantangan ke depan, salah satu diantaranya adalah pertanian presisi untuk meningkatkan produksi, efisiensi biaya, ramah lingkungan dan peningkatan income petani.

“Kita juga sekaligus mengevaluasi kegiatan dan serapan anggaran seluruh provinsi baik dana dekon Tanaman Pangan serta bantuan dan memang tahun kemaren serapannya lebih tinggi dari tahun sebelumnya mencapai 97,6 persen,” sebutnya.

Suwandi mengungkapkan ada 10 langkah tanaman pangan presisi 2023 yakni TIK dan indeks pertanaman (IP) 400 atau panen 4 kali setahun, milenial konsolidasi kelompok tani, digitasi poligon lahan CPCL, pemanfaatan benih unggul 6 tepat, penggunaan pupuk organik dan penghematan pupuk kimia. Kemudian pemanfaatan biosaka elisitor, mekanisasi hulu-hilir, Pengendalian Hama Terpadu (PHT) ramah lingkungan, panen menekan losses, dan avalis akses KUR.

“Dengan langkah-langkah tersebut, harapannya Indonesia lumbung pangan dunia 2045 dan Swasembada Padi Berkelanjutan dapat tercapai,” terang Suwandi.

Rakernas Direktorat Jenderal Tanaman Pangan TA. 2023 yang dilaksanakan selama dua hari, pada hari Kamis-Jumat, tanggal 26-27 Januari 2023 dan dihadiri oleh 100 orang peserta dari 34 Dinas Pertanian Provinsi dan unsur pusat lingkup Direktorat Jenderal Tanaman Pangan dengan mengusung tema “Memperkuat Sektor Pertanian sebagai Pengendali Inflasi dalam Menghadapi Krisis”

“Tahun ini selain meningkatkan produksi, kami juga akan mengejar efisiensi biaya produksi. Kita mohon arahan Bapak Menteri untuk apa yang perlu kita capai tahun ini sehingga pertanian maju, mandiri dan modern bisa bersama kita wujudkan,” tutup Suwandi. (dan)

Tags: Kementanpangansyahrul yasin limpo

Berita Terkait.

9 Startup Muda Terbaik Terpilih, Pertamuda 2026 Pertegas Komitmen Inovasi Pertamina
Ekonomi

9 Startup Muda Terbaik Terpilih, Pertamuda 2026 Pertegas Komitmen Inovasi Pertamina

Sabtu, 7 November 2026 - 00:36
Mendagri Dorong Pemda Percepat Registrasi Perlinsos Digital untuk Pastikan Bansos Tepat Sasaran
Ekonomi

Ketika Produksi Lokal Menjadi Bagian dari Perjalanan Wuling di Indonesia

Jumat, 6 November 2026 - 23:05
Geely Perkuat Kenyamanan Kepemilikan Kendaraan Lewat Program Akhir Tahun
Ekonomi

Geely Perkuat Kenyamanan Kepemilikan Kendaraan Lewat Program Akhir Tahun

Jumat, 6 November 2026 - 21:07
Asah Potensi Siswa, Marching Band SD Rorotan Tampil di Kejurnas Tangerang
Ekonomi

Menyalakan Energi, Menumbuhkan Negeri: Ikhtiar PLN Membangun Kemandirian dari Desa

Jumat, 6 November 2026 - 19:26
Pegadaian Raih 2 Penghargaan Atas Inovasi Keuangan Digital dan Strategi Pemasaran Investasi Emas melalui Tring!
Ekonomi

Pegadaian Raih 2 Penghargaan Atas Inovasi Keuangan Digital dan Strategi Pemasaran Investasi Emas melalui Tring!

Jumat, 6 November 2026 - 17:56
Visa Presents Livin’ MARKT: Hadirkan Ratusan Creative Local Brand dengan Beragam Promo dan Kemudahan Belanja
Ekonomi

Bea Cukai Dampingi Pelaku Usaha di Tiga Wilayah, Siapkan Produk untuk Ekspor

Jumat, 6 November 2026 - 17:05

OLAHRAGA

Sirkuit Mandalika
Olahraga

Gaspol di Mandalika, Pertamina Dukung Regenerasi Pebalap Indonesia lewat MRS 2026

Editor Folber Siallagan
Jumat, 6 November 2026 - 21:21

INDOPOSCO.ID - Sirkuit Pertamina Mandalika International Circuit, di Kabupaten Lombok Tengah, Provinsi Nusa Tenggara Barat, kembali menjadi pusat perhatian dunia...

SelengkapnyaDetails
rafael

PSIM vs Dewa United: Asa ke Puncak, Banten Warriors Pantang Terpeleset

Jumat, 6 November 2026 - 11:21
bola

Super League Pekan 9: Ada Big Match Persija vs Persebaya, Persib Main di Ujung Laga

Jumat, 6 November 2026 - 08:51
noc

ITTF Dukung Penuh Indonesia, Bali Kebagian 2 Turnamen WTT Youth 2027

Kamis, 5 November 2026 - 19:19
Porprov VII Banten 2026: Karate Tangsel Bidik Delapan Emas

Porprov VII Banten 2026: Karate Tangsel Bidik Delapan Emas

Kamis, 5 November 2026 - 16:43

BERITA POPULER

  • Kalahkan Juara Olimpiade, Ceyco Georgia Raih Emas dan Zaskia Sabet Perak

    Kalahkan Juara Olimpiade, Ceyco Georgia Raih Emas dan Zaskia Sabet Perak

    3342 shares
    Share 1337 Tweet 836
  • Heboh Isu Jenderal Polisi Ditangkap terkait Penyadapan Prabowo, Polri Bilang Begini

    2311 shares
    Share 924 Tweet 578
  • Penggerebekan Ponpes Hamalatul Qur’an Berbuntut Panjang, MUI Layangkan 5 Tuntutan ke Polri

    1877 shares
    Share 751 Tweet 469
  • Cabor Bulutangkis dan Panjat Tebing Dicoret, NOC Indonesia Soroti SEA Games 2027

    1181 shares
    Share 472 Tweet 295
  • Bachtiar Nasir Tegaskan Penolakan Konser Andrea Bocelli Berlandaskan Nilai Kemanusiaan

    880 shares
    Share 352 Tweet 220
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.