Ekonomi

Emas Merosot ke USD 14,8, Terseret Greenback yang Lebih Kuat

INDOPOSCO.ID – Harga emas kembali merosot pada akhir perdagangan Senin (Selasa pagi WIB), memperpanjang kerugian untuk hari kelima berturut-turut menjadi berada di bawah level psikologis 1.750 dolar AS, tertekan oleh greenback yang lebih kuat menyusul komentar hawkish pejabat Federal Reserve serta pembatasan baru COVID-19 di China.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Desember di divisi Comex New York Exchange, tergelincir 14,80 dolar AS atau 0,84 persen menjadi ditutup pada 1.739,60 dolar AS per ounce, setelah diperdagangkan di kisaran teratas sesi 1.755,00 dolar AS dan terendah di 1.733,90 dolar AS.

Emas berjangka melemah 8,6 dolar AS atau 0,49 persen menjadi 1.754,40 dolar AS pada Jumat (18/11/2022), setelah jatuh 12,8 dolar AS atau 0,72 persen menjadi 1.763,00 dolar AS pada Kamis (17/11/2022), dan menyusut satu dolar AS atau 0,06 persen menjadi 1.775,80 dolar AS pada Rabu (16/11/2022).

Berita Terkait

Dolar AS melonjak pada Senin (21/11/2022), karena pelaku pasar menghindari mata uang berisiko, dengan indeks dolar yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, naik 0,85 persen menjadi 107,8350.

Dalam pidatonya di Orange County Business Council di California pada Senin (21/11/2022), Presiden Fed San Francisco Mary Daly mengatakan bahwa Federal Reserve memiliki lebih banyak pekerjaan yang harus dilakukan terkait dengan kenaikan suku bunga.

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button