• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

BI: Ekonomi Indonesia pada Triwulan III Terus Membaik

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Rabu, 26 Oktober 2022 - 06:06
in Ekonomi
bi

Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia, Destry Damayanti. (ANTARA/HO-BI NTB)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (BI) Destry Damayanti menyatakan, angka investasi khususnya di sektor pembangunan pada triwulan II masih menunjukkan angka tinggi, sehingga memberikan satu sinyal bahwa pada triwulan III-2022 ekonomi Indonesia diperkirakan terus membaik.

“Hal itu juga ditopang dengan peningkatan konsumsi swasta dan investasi nonbangunan, kuatnya ekspor, serta daya beli masyarakat yang masih terjaga di tengah kenaikan inflasi,” kata Destry Damayanti, dalam keterangan resmi di Mataram, Selasa.

BacaJuga:

KSTI 2026, Menbud: Kebudayaan Harus Jadi Mesin Kemandirian Ekonomi Bangsa

Harga Emas Siap Bergejolak Pekan Depan, Analis Beberkan Titik Kritis

Purbaya Tegaskan APBN Harus Jadi Motor Pertumbuhan, Bukan Sekadar Penjaga Stabilitas

Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia itu dalam rangka agenda kunjungan kerja Komisi XI DPR RI Masa Persidangan I/Tahun Sidang 2022-2023 ke NTB, bersama Wakil Ketua Komisi XI DPR RI sekaligus Ketua Tim Kunjungan Kerja DPR RI di NTB, Dr Achmad Hatari, dan sebanyak 13 anggota Komisi XI DPR RI.

Adapun tujuan dari kunjungan tersebut adalah melakukan dengar pendapat terkait kondisi terkini dari masing-masing institusi dan menerima umpan balik ataupun aspirasi yang perlu dieskalasi atau disampaikan kepada Komisi XI DPR RI.

Baca Juga: Rupiah Menguat Dipicu Isu The Fed Akan Perlambat Kenaikan Suku Bunga

Lebih lanjut, Destry mengatakan, Indonesia masih memiliki potensi dan peluang yang dapat dilihat dari transaksi e-commerce dan transaksi mobile banking yang terus mengalami peningkatan.

Bank Indonesia akan terus berusaha meningkatkan kualitas pelayanan dari sisi sistem pembayaran, baik melalui Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) ataupun BI-Fast.

Bank Indonesia juga telah melakukan penguatan operasi moneter dengan menaikkan suku bunga di angka 50 basis point (bps).

“Jadi, kita memang menghadapi masa yang tidak mudah, tapi kita tidak pesimis karena potensi yang dimiliki Indonesia sangat besar. Yang dibutuhkan sekarang adalah sinergi kebijakan-kebijakan Bank Indonesia, kebijakan moneter, kebijakan fiskal, dan kebijakan sektor keuangan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK),” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Destry juga menyampaikan bahwa dari pandangan Bank Indonesia ekonomi global masih perlu diwaspadai, namun tetap optimis.

Ia menyebutkan terdapat beberapa permasalahan utama yang memicu hadirnya resesi global, di antaranya adalah ketegangan geopolitik dan proteksi perdagangan yang semakin diperparah dengan gelombang panas di beberapa kawasan dan berimplikasi kepada risiko resesi di beberapa negara.

Artinya, isu global yang sedang kurang kondusif, sedikit banyak pasti akan mempengaruhi ekonomi di Indonesia.

“Hal itu ditandai dengan masih berlangsungnya konflik Rusia-Ukraina. Walau demikian, perekonomian domestik masih menunjukkan hal-hal yang sangat positif baik dari sisi konsumsi maupun dari sisi investasi,” ucap Destry.

Sementara itu, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTB, Heru Saptaji, menyebutkan pertumbuhan ekonomi NTB masih melanjutkan tren positif di tengah tantangan inflasi per September 2022 yang mencapai 6,84 persen yang utamanya bersumber dari kelompok administered prices & volatile foods, seperti bensin, angkutan antarkota, dan beras.

Kondisi stabilitas sistem keuangan juga tetap terjaga solid. Per Agustus 2022, dana pihak ketiga dan penyaluran kredit menunjukkan tren positif.

Secara khusus, kata dia, kredit usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) masih cukup tinggi sebesar 13,31 persen. Selanjutnya kondisi kredit bermasalah masih terjaga baik, diiringi loan at risk yang mengalami perbaikan menjadi 10,10 persen.

“Adapun sistem pembayaran juga menunjukkan kinerja positif khususnya untuk card-based, uang elektronik, dan QRIS yang terus tumbuh,” ujar Heru. (bro)

Tags: BIekonomiindonesiaTriwulan III

Berita Terkait.

KSTI 2026, Menbud: Kebudayaan Harus Jadi Mesin Kemandirian Ekonomi Bangsa
Ekonomi

KSTI 2026, Menbud: Kebudayaan Harus Jadi Mesin Kemandirian Ekonomi Bangsa

Minggu, 28 Juni 2026 - 21:31
Harga Emas Siap Bergejolak Pekan Depan, Analis Beberkan Titik Kritis
Ekonomi

Harga Emas Siap Bergejolak Pekan Depan, Analis Beberkan Titik Kritis

Minggu, 28 Juni 2026 - 20:01
Death Toll Among Prospective KDMP Managers Rises; DPD Member Calls for Program Suspension
Ekonomi

Purbaya Tegaskan APBN Harus Jadi Motor Pertumbuhan, Bukan Sekadar Penjaga Stabilitas

Minggu, 28 Juni 2026 - 19:31
Exciting Adventures on Australia’s Coral Coast, From Swimming to Sailing
Ekonomi

Dukung Layanan Haji, Indo Artha Multitek Perkenalkan Teknologi Smart Health dan Sistem Digital

Minggu, 28 Juni 2026 - 19:16
Kapal-Penunjang
Ekonomi

PTK Bidik Kinerja Stabil 2026 lewat Transformasi dan Optimalisasi Bisnis

Minggu, 28 Juni 2026 - 17:07
Abimanyu
Ekonomi

Bangun SDM Adaptif Pertamina Drilling Andalkan Coaching, Digitalisasi dan Budaya Inovasi

Minggu, 28 Juni 2026 - 16:06

BERITA POPULER

  • Ronaldo

    Hasil Piala Dunia: Ronaldo Pimpin Portugal Berpesta, Inggris Kehilangan Taji di Hadapan Ghana

    1724 shares
    Share 690 Tweet 431
  • Hasil Piala Dunia: Portugal Libas Uzbekistan 5-0, Martinez Sanjung Habis Cristiano Ronaldo

    1692 shares
    Share 677 Tweet 423
  • Hasil Piala Dunia 2026: Kalah Telak dari Prancis, Pelatih Norwegia Sengaja Simpan 10 Pemain Andalan

    1597 shares
    Share 639 Tweet 399
  • Hasil Piala Dunia Grup F: Jepang-Swedia Dampingi Belanda ke Fase Gugur

    1085 shares
    Share 434 Tweet 271
  • Piala Dunia 2026: Nagelsmann Ungkap Penyebab Kekalahan Jerman dari Ekuador

    1013 shares
    Share 405 Tweet 253
32 Besar Piala Dunia 2026 Dimulai, Catat Jadwal dan Jam Tayang Seluruh Pertandingan!
Olahraga

32 Besar Piala Dunia 2026 Dimulai, Catat Jadwal dan Jam Tayang Seluruh Pertandingan!

Editor Juni Armanto
Minggu, 28 Juni 2026 - 18:51

INDOPOSCO.ID – Babak gugur Piala Dunia (PD) 2026 resmi bergulir setelah seluruh rangkaian pertandingan fase grup berakhir. Sebanyak 32 tim...

SelengkapnyaDetails
Jadwal Babak 32 Besar Piala Dunia: Dibuka Afsel vs Kanada, Ditutup Kolombia Kontra Ghana 

Jadwal Babak 32 Besar Piala Dunia: Dibuka Afsel vs Kanada, Ditutup Kolombia Kontra Ghana 

Minggu, 28 Juni 2026 - 18:34
David-Alaba

Hasil Piala Dunia Grup J: Argentina Sempurna, Austria-Aljazair Lolos Juga

Minggu, 28 Juni 2026 - 11:51
Pemain-Kolombia

Hasil Piala Dunia Grup K: Portugal Gagal Gusur Kolombia, Kongo Lolos Dramatis

Minggu, 28 Juni 2026 - 09:49
Pemain-Kroasia

Hasil Piala Dunia Grup L: Kroasia-Ghana Temani Inggris ke 32 Besar

Minggu, 28 Juni 2026 - 08:18
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.