Ekonomi

Harga Minyak Jatuh Terseret Kekhawatiran Prospek Permintaan

INDOPOSCO.ID – Harga minyak tergelincir pada akhir perdagangan Jumat (30/9) atau Sabtu (1/10) pagi WIB, karena para pedagang khawatir tentang prospek permintaan yang memburuk, namun mencatat kenaikan mingguan pertama dalam lima pekan didukung oleh kemungkinan bahwa OPEC+ akan setuju untuk memangkas produksi minyak mentah ketika bertemu pada 5 Oktober 2022.

Minyak mentah berjangka Brent untuk pengiriman November yang berakhir pada Jumat (30/9), merosot 53 sen atau 0,6 persen, menjadi menetap di USD87,96 per barel di London ICE Futures Exchange. Kontrak Desember yang lebih aktif jatuh USD2,07 menjadi USD85,11 per barel.

Minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman November terpangkas USD1,74 atau 2,1 persen, menjadi ditutup pada USD79,49 per barel di New York Mercantile Exchange.

Baca Juga : Minyak Naik Empat Persen Akibat Pelemahan Dolar dan Ancaman Pasokan

Brent dan WTI masing-masing menguat 2,0 persen dan 1,0 persen pada basis mingguan, menandai kenaikan mingguan pertama sejak Agustus dan mengikuti posisi terendah sembilan bulan yang dicapai minggu ini.

Untuk September, patokan minyak mentah Amerika Serikat (AS) kehilangan 11 persen, dan minyak mentah Brent anjlok 8,8 persen, menurut Dow Jones Market Data.

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button