Ekonomi

Perjalanan Sepuluh Tahun Pencapaian Cocoa Life

INDOPOSCO.ID – Mondelez Indonesia merayakan pencapaian 10 tahun pertama program Cocoa Life yang berhasil melampaui target awal dalam misi mensejahterakan petani dan komunitas kakao, serta turut berpartisipasi aktif dalam pelestarian dan pemulihan hutan.

“Memasuki 10 tahun perjalanannya, program Cocoa life secara global telah berhasil memperoleh berbagai pencapaian sukses, mulai dari memberdayakan hampir 210. 000 petani dan menjangkau lebih dari tiga juta anggota komunitas di seluruh dunia, serta telah menginvestasikan lebih dari 400 juta dolar AS dalam mendukung mata pencaharian petani,” kata Andi Sitti Asmayanti selaku Director Sustainability, South East Asia, Mondelez International dalam siaran pers pada Rabu (28/9/2022).

Pencapaian tersebut melampaui target global pada 2022, yaitu memberdayakan 200.000 petani dan satu juta anggota komunitas, dengan target investasi sebesar 400 juta dolar AS.

Berita Terkait

Cocoa Life merupakan program kakao berkelanjutan yang diinisiasi oleh Mondelez International sejak 2012 untuk mensejahterakan petani dan komunitas kakao, serta turut berpartisipasi aktif dalam pelestarian dan pemulihan hutan.

Dari sisi pemberdayaan komunitas berbasis pendekatan Community Action Plans (CAP), program ini telah berhasil memberdayakan lebih dari 2.400 komunitas kakao di bawah naungan Cocoa Life, dengan memprioritaskan investasi di infrastruktur sekolah, air dan kesehatan/sanitasi.

Selanjutnya, dari sisi lingkungan, program Cocoa Life diklaim telah berhasil melakukan pemetaan lebih dari 198,000 lahan pertanian untuk membantu mencegah deforestasi pertanian Kakao di seluruh dunia.

Selain itu, saat ini program Cocoa Life juga telah berhasil memenuhi 75 persen kebutuhan produksi cokelat Mondelez International, dan ditargetkan mencapai 100 persen pada 2025.

Ilham selaku perwakilan petani binaan dan komunitas Cocoa Life mengaku sangat terbantu atas panduan yang diberikan tim Cocoa Life dalam penerapan praktik budidaya pertanian yang baik atau Good Agricultural Practices (GAP).

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button