Ekonomi

LPEI Perluas Kerja Sama Kembangkan Industri Berorientasi Ekspor

INDOPOSCO.ID – Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)/Indonesia Eximbank terus memperluas kerja sama dalam pengembangan industri yang berorientasi ekspor dengan memperkuat komitmen dengan pemangku kepentingan terkait.

Untuk itu, perseroan menggelar Focus Group Discussion (FGD) dengan tema “Industri Fashion Batik Menuju Pasar Dunia” berkolaborasi dengan Dekranasda Surakarta, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC), Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Jawa Tengah II Kementerian Keuangan dan pelaku Usaha Ekspor Batik wilayah Solo dan sekitarnya.

Corporate Secretary LPEI Chesna F. Anwar dalam keterangan di Jakarta, Selasa (15/3), mengatakan, FGD diselenggarakan di Rumah Ekspor Solo yang merupakan program inisiatif LPEI dalam menjalin kerja sama dengan sejumlah lembaga di daerah Solo.

Baca Juga : Khofifah Dorong UKM Jatim Miliki Pasar Global Melalui Desa Devisa

“FGD ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan kompetensi UKM menjadi mahir ekspor khususnya di Provinsi Jawa Tengah, mengorkestrasi seluruh pemangku kepentingan dalam ekosistem ekspor batik, serta meningkatkan kualitas SDM yang berdaya saing tinggi,” ujar Chesna, Selasa (15/3), seperti dikutip Antara.

Sebagai Special Mission Vehicle (SMV) Kementerian Keuangan dalam meningkatkan ekspor nasional, LPEI memiliki program Rumah Ekspor yang diharapkan dapat menjadi pusat pertemuan seluruh pihak dalam ekosistem ekspor di suatu wilayah termasuk industrinya.

Industri batik sebagai penyerap tenaga kerja yang tinggi di Indonesia menjadi sangat potensial untuk terus dikembangkan. Tercatat 47 unit usaha batik dari 101 sentra wilayah Indonesia mampu menyerap hingga 200 ribu tenaga kerja.

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button