• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Santriwati Menjadi Penggerak Ekonomi Digital dari Desa

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Selasa, 22 Februari 2022 - 21:17
in Ekonomi
santriwati

Wahid Institute meluncurkan Pesantren Programmer Qoryatus Salam di Yogyakarta, Selasa (22/2). Pimpinan Wahid Institute Yenny Wahid (tengah) hadir meresmikan pesantren yang bekerja sama dengan Fortress Data Service (FDS) dan Amazon Web Service (AWS) Indonesia serta didukung oleh PBB UN Women, PT Jamkrindo, dan beberapa jaringan pesantren di sekitar Yogyakarta. Foto: Ist

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Para santriwati bisa menjadi penggerak perekonomian dan kewirausahaan berbasis teknologi digital dari kawasan pedesaan. Kegiatan ekonomi berbasis teknologi digital itu juga menjadi salah satu terobosan untuk memeratakan kegiatan ekonomi yang selama ini terpusat di kota.

Dalam rangka mewujudkan cita-cita wirausaha digital dari desa, Wahid Institute meluncurkan Pesantren Programmer Qoryatus Salam di Peace Village, Yogyakarta, Selasa (22/2/2022). Peluncuran Pesantren Programmer Qoryatus Salam tersebut merupakan hasil kerja sama Wahid Institute dengan Fortress Data Service (FDS) dan Amazon Web Service (AWS) Indonesia serta didukung oleh PBB UN Women, PT Jamkrindo, dan beberapa jaringan pesantren di sekitar Yogyakarta.

BacaJuga:

NHM Ajak Mahasiswa Unkhair dan UMMU Belajar Langsung di Tambang Emas Gosowong

Kemenkop Tekankan Sinergi Anggota hingga Manajer untuk Sukseskan KDKMP

Koperasi Tak Cukup Bertahan, Metranet Dorong Layanan Lebih Modern Lewat KoperasiGO

Pimpinan Wahid Institute Yenny Wahid menjelaskan, pesantren programmer yang diluncurkan itu tetap mengacu pada kurikulum pesantren secara umum, tetapi ditambah materi pemprograman berupa Python, Algoritma, Django, Database, AWS, dan beberapa kelas tembahan tentang sociopreneurship.

Menurut Yenny, selama kurang lebih 2 tahun ini dunia telah belajar bahwa sebagian masyarakat mampu mengakselerasi kemampuannya mengoperasikan alat teknologi untuk kebutuhan sehari hari di masa pandemi. Interaksi antara manusia dan peralatan digital menjadi aktivitas sosial baru.

Baca Juga: Pemerkosa 13 Santriwati Dihukum Penjara Seumur Hidup

”Pondok Pesantren Programmer Qoryatus Salam ini akan menjadi cikal bakal gerakan ekonomi digital yang dirintis oleh para santriwati. Di tengah perkembangan teknologi digital, perlu ditumbuhkan wirausahawan muda berbasis digital. Kaum wanita juga bisa ambil bagian dalam gerakan ini dan saya yakin, para santriwati yang dididik di tempat ini, akan bisa berkontribusi dalam perekonomian digital Indonesia di masa depan,” ujar Yenny Wahid.

Selama ini teknologi masih dianggap lebih dekat dengan laki–laki dan masih ada anggapan bahwa perempuan cenderung gagap teknologi. Padahal, teknologi bisa dimanfaatkan oleh siapapun.

”Anggapan yang tidak tepat ini cenderung membuat perempuan tidak percaya diri untuk belajar dan tidak banyak diberikan kesempatan, sehingga perempuan harus difasilitasi untuk belajar teknologi. Pesantren programmer Qoryatus Salam ini merupakan wujud pemberdayaan bagi perempuan dalam teknologi,” Ujar Yenny Wahid.

Materi-materi agama yang diajarkan di pesantren juga mengadopsi referensi keagamaan yang moderat seperti kitab risalah ahlussunnah wal jamaah karya Hadaratus Syeikh KH. Hasyim Asyari, Kitab Adabul ‘alimwal muta’alim tentang etika, Fathul qorib tentang fiqh (tata laksana dan hukum dalam Islam).

Selain itu, Wahid Institute adalah lembaga yang didirikan oleh Presiden Indonesia ke-4 Abdurrahman Wahid (Gus Dur) untuk mempromosikan nilai-nilai perdamaian dan toleransi serta keadilan dan kesejahteraan di tengah masyarakat. Setelah fokus menggalang kolaborasi untuk mewujudkan perdamaian di Indonesia, Wahid Institute mulai memberi perhatian ke sektor ekonomi dan belakangan ini ingin mewujudkan kesetaraan ekonomi melalui wirausaha di bidang digital.

Para santriwati batch pertama di Pondok Pesantren Programmer Qoryatus Salam akan mendapatkan kurikulum tambahan berupa pembekalan mengenai rekayasa perangkat lunak dan pengenalan strategi kepemimpinan di era digital melalui boothcamp selama 12 minggu. Menurut Yeni, konsep ekonomi digital sangat bergantung pada keberhasilan membentuk ekosistem sehingga kolaborasi dengan berbagai pihak sangat diperlukan.

Direktur Utama FDS Sutjahyo Budiman menuturkan, pihaknya tertarik bergabung dalam boothcamp Pesantren Programmer Qoryatus Salam karena menyadari bahwa ekonomi digital bukan lagi wacana, tetapi merupakan salah satu kunci untuk mendorong perekonomian. FDS merupakan perusahaan penyedia layanan internet banking dan pengolahan data bagi perbankan di Indonesia. Bagi FDS, boothcamp Pesantren Qoryatus Salam bisa menjadi development center dan bisa menjadi sarana pengembangan talent.

Country General Manager AWS Indonesia, Gunawan Susanto yang hadir secara virtual melihat peluang baik kolaborasi bersama Pesantren Programer Qoryatus Salam, FDS dan AWS Indonesia ini akan memperkuat iklim digital di Indonesia.

”Pesantren ini akan menjadi model sarana pemberdayaan perempuan melalui pemberian kesempatan belajar dalam bidang teknologi dan juga menjadi contoh pengelolaan pesantren dilakukan secara modern, melalui digitalisasi. Ini Langkah awal yang baik dalam menambahkan kurikulum berbasis teknologi informasi ke dalam pendidikan pesantren dan keberadaan pesantren coding ini akan semakin meluas ke daerah-daerah Indonesia. Peningkatan skill SDM menjadi salah satu prioritas,” ujarnya. (srv)

Tags: desaEkonomi DigitalPeace VillagePesantren Programmer Qoryatus Salamsantriwatiwahid instituteWirausahayogyakarta

Berita Terkait.

NHM Ajak Mahasiswa Unkhair dan UMMU Belajar Langsung di Tambang Emas Gosowong
Ekonomi

NHM Ajak Mahasiswa Unkhair dan UMMU Belajar Langsung di Tambang Emas Gosowong

Jumat, 16 Oktober 2026 - 20:27
Kemenkop Tekankan Sinergi Anggota hingga Manajer untuk Sukseskan KDKMP
Ekonomi

Kemenkop Tekankan Sinergi Anggota hingga Manajer untuk Sukseskan KDKMP

Jumat, 16 Oktober 2026 - 19:05
Koperasi Tak Cukup Bertahan, Metranet Dorong Layanan Lebih Modern Lewat KoperasiGO
Ekonomi

Koperasi Tak Cukup Bertahan, Metranet Dorong Layanan Lebih Modern Lewat KoperasiGO

Jumat, 16 Oktober 2026 - 18:35
Edwin Bangun
Ekonomi

PLN Energi Gas Dorong EGeneration Ciptakan Inovasi yang Menjawab Tantangan Bisnis

Jumat, 16 Oktober 2026 - 18:05
Kemenkop Tekankan Sinergi Anggota hingga Manajer untuk Sukseskan KDKMP
Ekonomi

Pasar Saham RI Terancam Turun Status, DPR Minta Pemerintah dan OJK Berbenah

Jumat, 16 Oktober 2026 - 17:51
Bank Mandiri Hadirkan ATM Emas di Pondok Indah Mall 2, Investasi Emas Digital Kini Bisa Dicetak Jadi Fisik
Ekonomi

Bank Mandiri Hadirkan ATM Emas di Pondok Indah Mall 2, Investasi Emas Digital Kini Bisa Dicetak Jadi Fisik

Jumat, 16 Oktober 2026 - 15:30

OLAHRAGA

gp
Olahraga

Fasilitas dari Bea Cukai Ini Bantu Kesuksesan Penyelenggaraan Moto GP Mandalika 2026

Editor Laurens Dami
Jumat, 16 Oktober 2026 - 14:42

INDOPOSCO.ID - Kesuksesan penyelenggaraan Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 atau MotoGP Mandalika turut didukung oleh kelancaran logistik lintas negara....

SelengkapnyaDetails
super

Jadwal Super League Pekan 5: Persija Diuji Persita, Persib Hadapi Ancaman Persik

Jumat, 16 Oktober 2026 - 11:01
psm

Jamu PSM Makassar di Bantul, PSIM Jogjakarta Usung Misi Raih Tiga Poin Perdana

Jumat, 16 Oktober 2026 - 10:40
esi

PB ESI 2026-2030 Fokus Ubah Potensi Generasi Digital Jadi Prestasi Dunia

Kamis, 15 Oktober 2026 - 17:07
Gempa Bumi Getarkan Banyumas di Jawa Tengah, Pusat Episenter 25 Km dari Kota

Hasil Liga Champions: Liverpool Pesta Gol, PSG Mengamuk di Markas City

Kamis, 15 Oktober 2026 - 07:57

BERITA POPULER

  • Gandeng Musisi Tanah Air, Kemendikdasmen Kian Menggelorakan Lagu Anak Lewat KICAU

    Gandeng Musisi Tanah Air, Kemendikdasmen Kian Menggelorakan Lagu Anak Lewat KICAU

    1687 shares
    Share 675 Tweet 422
  • Usai Gempa M4,1 Guncang Bogor, Getaran Susulan hingga Malam

    1091 shares
    Share 436 Tweet 273
  • Gempa Bumi Getarkan Banyumas di Jawa Tengah, Pusat Episenter 25 Km dari Kota

    993 shares
    Share 397 Tweet 248
  • Daftar Harga Mobil Elektrifikasi Wuling 2026, dari Aira EV hingga Wuling Darion EV

    948 shares
    Share 379 Tweet 237
  • Kunci Wirausaha Kuat, Ekonomi Melesat Perpres No. 38 Tahun 202

    872 shares
    Share 349 Tweet 218
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.