Ekonomi

Dolar Melonjak di Asia Setelah Rusia Melaporkan Serangan Dari Ukraina

INDOPOSCO.ID – Dolar melambung di perdagangan Asia pada Kamis sore, setelah media Rusia melaporkan tentang tembakan mortir di Ukraina timur mengguncang saraf pasar dan menggiring investor ke tempat yang aman.

Pemberontak yang didukung Rusia menuduh pasukan Ukraina menembaki wilayah mereka yang melanggar kesepakatan yang bertujuan untuk mengakhiri konflik di daerah Donbass yang diperebutkan, kata kantor berita RIA, sebuah laporan yang kemudian dibantah oleh Ukraina.

Rusia telah mengumpulkan lebih dari 100.000 tentara di dekat perbatasan Ukraina dan Barat telah mengancam Rusia dengan sanksi baru jika menyerang.

Euro turun 0,4 persen karena para pedagang segera melihat risiko perang yang lebih luas. Tapi bantahan Ukraina dan lokasi serangan yang dilaporkan di dalam wilayah yang sudah diperebutkan menenangkan segalanya dan euro terakhir duduk di 1,1354 dolar.

Dolar Australia yang sensitif terhadap risiko kehilangan sebanyak 0,6 persen sebelum menetap 0,2 persen lebih rendah pada 0,7185 dolar AS. Mata uang safe-haven yen menguat 0,1 persen menjadi 115,29 yen per dolar.

“Ada banyak kecemasan, Tidak jelas apakah itu peristiwa lokal atau sesuatu yang bisa berkobar… saat ini berita utama seperti itu membuat pasar sedikit gugup,” ” kata ahli strategi Bank of Singapore, Moh Siong Sim seperti dikutip Antara, Kamis (17/2/2022).

Rubel Rusia, yang sensitif terhadap prospek perang karena sanksi membayangi Rusia, turun 0,7 persen. Kebuntuan di tepi timur Eropa adalah salah satu krisis terdalam dalam hubungan Timur-Barat selama beberapa dekade. Sebelumnya pada hari itu, seorang pejabat AS berkata Rusia meningkatkan jumlah pasukan di dekat perbatasannya dengan Ukraina daripada menarik, seperti yang diklaim Moskow.

Pejabat itu, yang berbicara dengan syarat anonim, juga mengatakan Rusia dapat “meluncurkan dalih palsu setiap saat” untuk membenarkan invasi, sesuatu yang telah dibantah Rusia.

Obligasi pemerintah yang juga merupakan aset investasi aman reli dan saham berjangka AS jatuh, meskipun kurangnya kejelasan di sekitar situasi membatasi pergerakan yang lebih besar. Indeks dolar AS naik 0,1 persen menjadi 95,927.

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button