Ekonomi

Ekonom: Eskalasi Rusia dan Ukraina Dapat Untungkan Indonesia

INDOPOSCO.ID – Ekonom Center of Reform on Economics (CORE) Yusuf Rendy Manilet menilai eskalasi hubungan Rusia dan Ukraina akan mempengaruhi harga minyak dunia sehingga menguntungkan Indonesia terutama dalam hal penerimaan negara.

“Jika tren harga minyak yang saat ini berada pada kisaran 90 USD/barel untuk WTI (West Texas Intermediate) berlanjut, tentu ini akan semacam menjadi faktor windfall (keuntungan tak terduga) bagi penerimaan negara karena asumsi makro harga minyak yang disepakati sebelumnya (dalam APBN 2022) ada pada harga 63 USD/barel,” kata dia ketika dihubungi Antara, Jakarta, Rabu (16/2/2022). seperti dikutip Reuters.

Namun, di balik faktor blessing in disguisse (berkah terselubung), kenaikan harga komoditas tersebut berpeluang mendorong kenaikan inflasi domestik.

Hal ini dapat terjadi apabila kenaikan harga minyak global direspon oleh otoritas terkait dengan menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) di dalam negeri.

Di sisi lain, sebagai negara net importir, Indonesia berpotensi mendorong naiknya nilai impor minyak.

“Sentimen juga bisa berdampak jika serangan betul-betul terjadi. Artinya, dengan terlibatnya Rusia dalam perang dengan Ukraina, berpotensi besar dalam menggerek harga komoditas global,” ungkapnya.

Yusuf berpendapat bahwa sensitivitas eskalasi memiliki korelasi erat dengan naik-turunnya harga minyak dunia.

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button