Ekonomi

Dolar Menguat Didorong Optimisme Kenaikan Suku Bunga AS

INDOPOSCO.IDDolar naik tipis terhadap mata uang utama lainnya pada akhir perdagangan Selasa (11/1/2022) pagi, karena data ketenagakerjaan baru-baru ini mendorong beberapa bank Wall Street untuk menaikkan perkiraan mereka tentang seberapa cepat Federal Reserve akan menaikkan suku bunga tahun ini.

Indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama saingannya, naik 0,2 persen pada 95,993. Indeks dolar tetap mendekati level tertinggi 16-bulan yang disentuh pada akhir November.

Dolar didukung oleh laporan ketenagakerjaan Jumat (7/1) yang diawasi ketat, yang menunjukkan pasar kerja AS berada pada atau mendekati lapangan kerja maksimum.

Baca Juga : Emas Melemah Akibat Kenaikan Suku Bunga Fed

“Sejumlah perusahaan keuangan merevisi perkiraan Fed mereka setelah laporan NFP (nonfarm payrolls) pada Jumat (7/1),” Brad Bechtel, kepala valas global di Jefferies, mengatakan dalam sebuah catatan, seperti dikutip Antara, Selasa (11/1/2022).

“Dengan tingkat pengangguran di bawah 4,0 persen, The Fed mungkin dapat menyatakan pekerjaan mereka tentang ketenagakerjaan selesai yang memang membuat kami berpotensi untuk periode tapering yang lebih cepat,” kata Bechtel.

Goldman Sachs memperkirakan The Fed menaikkan suku bunga empat kali tahun ini dan memulai proses pengurangan ukuran neracanya secepatnya pada Juli. Bank investasi, yang sebelumnya memperkirakan Fed akan menaikkan suku bunga pada Maret, Juni dan September, sekarang memperkirakan kenaikan lagi pada Desember.

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button