Ekonomi

Gali Potensi Ekspor, Bea Cukai Asistensi UMKM di Berbagai Daerah

INDOPOSCO.ID – Dalam rangka meningkatkan ekspor dari sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), Bea Cukai gencar melakukan kunjungan ke beberapa UMKM untuk melakukan asistensi ekspor. Hal ini juga dilakukan sebagai upaya mendukung ekspor nasional dan menjalankan tugas dan fungsi Bea Cukai sebagai industrial assistance pada para pelaku usaha dalam negeri.

Kasubdit Komunikasi dan Publikasi Bea Cukai, Tubagus Firman Hermansjah, pada Jumat (24/12/2021) mengatakan kantor-kantor Bea Cukai, seperti Bea Cukai Cilacap, Pangkal Pinang, dan Kantor Wilayah (Kanwil) Bea Cukai Jawa Barat melakukan pembinaan kepada UMKM di wilayah pelayanan masing-masing, agar dapat memahami prosedur ekspor dan mengekspor produknya secara mandiri.

Firman menyebutkan, di wilayah Cilacap dan Kebumen, Bea Cukai Cilacap melakukan kunjungan ke Koperasi Mina Sidat Bersatu di Kampung Sidat Kaliwungu Cilacap dan Yuam Roasted Coffee di Ambal Kebumen.

Kabupaten Cilacap merupakan salah satu daerah utama penghasil sidat di pulau Jawa dengan potensi pengembangan di sejumlah kecamatan. Salah satunya berada di Desa Kaliwungu, Kecamatan Kedungreja, Cilacap yang telah ditetapkan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) bersama Pemkab Cilacap sebagai Kampung Sidat. Produk dari Koperasi Mina Sidat Bersatu adalah sidat yang telah siap saji, sidat yang hanya diasap, dan sidat mentah yang hanya difillet. Semakin besar ukuran sidat maka harga semakin murah.

Baca Juga: Catatan Positif Capaian Penerimaan Bea Cukai Jelang Akhir Tahun

“Karena jarang orang yang mencari, sehingga produsen harus menjual sidat ketika beratnya 250 sampai dengan 400 gram. Lebih dari 400 gram dikirim ke Hongkong dan vietnam untuk dibuat sop,” jelas Firman.

Sementara itu di Kebumen, terdapat produsen kopi yang melakukan bisnisnya mulai dari penanaman bibit kopi hingga produk jadi yang dapat dinikmati, yaitu Yuam Roasted Coffee. Terdapati tiga varian kopi, yaitu arabica, robusta, dan kopi nangka yang memiliki cita rasa berbeda dengan kopi yang ditanam di ketinggian.

Melihat adanya potensi pengembangan pemasaran produk-produk tersebut ke luar negeri ini, Bea Cukai Cilacap berusaha menggali kendala yang dihadapi para pelaku usaha, seperti kapasitas produksi yang belum mencukupi untuk ekspor karena eskpor minimal sepuluh ton.

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button