• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Harga Minyak Menguat, Catat Kenaikan Mingguan Terbesar Sejak Agustus

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Sabtu, 11 Desember 2021 - 11:57
in Ekonomi
migas

Pompa minyak bekerja saat matahari terbenam di dekat Midland, Texas, Amerika Serikat. Foto : Antara/Reuters/Jessica Lutz/aa.

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Harga minyak menguat pada akhir perdagangan Jumat (10/12) atau Sabtu (11/12) WIB, mencatat kenaikan mingguan terbesar mereka dalam lebih dari tiga bulan, dengan sentimen pasar didukung oleh berkurangnya kekhawatiran atas dampak varian virus corona Omicron terhadap pertumbuhan ekonomi global dan permintaan bahan bakar.

Minyak mentah Brent untuk pengiriman Februari naik 73 sen atau 1,0 persen, menjadi menetap di 75,15 dolar AS per barel di London ICE Futures Exchange. Minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS untuk pengiriman Januari naik 73 sen atau 1,0 persen, menjadi ditutup di 71,67 dolar AS per barel di New York Mercantile Exchange.

BacaJuga:

Bangun SDM Adaptif Pertamina Drilling Andalkan Coaching, Digitalisasi dan Budaya Inovasi

Dukung ESG, PLN EPI Terapkan Zero Waste lewat Pengelolaan Sampah dan Daur Ulang Tekstil

Pertamina Patra Niaga Perkuat Distribusi BBM, Pasokan Nasional Dipastikan Aman

Untuk minggu ini, harga acuan minyak mentah AS melonjak 8,2 persen, sementara Brent melonjak 7,5 persen, berdasarkan kontrak bulan depan.​​​​​​​ Ini merupakan kenaikan mingguan pertama mereka dalam tujuh pekan terakhir, bahkan setelah aksi ambil untung singkat.

Baca Juga : Minyak Menguat Dekati Tertinggi Multi-Tahun, Krisis Energi Berlanjut

“Pedagang minyak keluar dari keterkejutan mereka dan merasa lebih bullish karena mereka mengkalibrasi ulang ekspektasi permintaan mereka setelah varian virus corona Omicron,” kata Phil Flynn, analis senior kelompok harga berjangka di Chicago, seperti dikutip Antara, Sabtu (11/12/2021).

Harga konsumen AS naik lebih lanjut pada November, menghasilkan kenaikan tahun ke tahun terbesar sejak 1982, data pemerintah menunjukkan, menambah sentimen bullish pada permintaan minyak.

Awal pekan ini pasar minyak telah memulihkan sekitar setengah dari kerugian yang diderita sejak wabah Omicron pada 25 November, dengan harga terangkat oleh studi awal yang menunjukkan bahwa tiga dosis vaksin Covid-19 Pfizer menawarkan perlindungan terhadap varian Omicron.

Baca Juga : Minyak Jatuh dari Tertinggi Multi-Tahun Karena Persediaan AS Meningkat

“Pasar minyak dengan demikian telah memperkirakan harga skenario terburuk lagi, tetapi akan disarankan untuk meninggalkan risiko residual tertentu pada permintaan minyak,” kata analis Commerzbank, Carsten Fritsch.

Menjaga harga tetap goyah lalu lintas udara domestik di China, karena pembatasan perjalanan yang lebih ketat, dan kepercayaan konsumen yang lebih lemah setelah wabah kecil yang berulang.

Sementara itu, lembaga pemeringkat Fitch menurunkan peringkat pengembang properti China Evergrande Group dan Kaisa Group, dengan mengatakan mereka telah gagal membayar obligasi luar negeri. Ini memperkuat kekhawatiran potensi perlambatan di sektor properti China, serta ekonomi yang lebih luas dari importir minyak terbesar dunia.

Meskipun minyak mencatat kenaikan mingguan yang kuat, analis memperingatkan potensi hambatan di depan.

“Risiko seputar Omicron tidak boleh diabaikan sepenuhnya, “karena” meningkatnya jumlah infeksi dan penularan yang lebih tinggi dari varian virus baru mendorong semakin banyak negara untuk memberlakukan pembatasan baru yang tidak mungkin membuat permintaan minyak sepenuhnya tidak terpengaruh,” Carsten Fritsch, analis energi di Commerzbank Research, mengatakan dalam sebuah catatan.

“Terlebih lagi, kuartal pertama 2022 tampaknya akan melihat kelebihan pasokan yang cukup besar bahkan tanpa dampak Omicron, karena permintaan akan menurun oleh alasan musiman. Sementara pada saat yang sama pasokan akan meningkat secara nyata karena produksi minyak diperluas oleh OPEC+ dan cadangan minyak strategis dilepaskan di AS dan negara konsumen terkemuka lainnya,” tambahnya. (mg2)

Tags: Harga Minyakharga minyak dunia

Berita Terkait.

Abimanyu
Ekonomi

Bangun SDM Adaptif Pertamina Drilling Andalkan Coaching, Digitalisasi dan Budaya Inovasi

Minggu, 28 Juni 2026 - 16:06
Sampah-Terpadu
Ekonomi

Dukung ESG, PLN EPI Terapkan Zero Waste lewat Pengelolaan Sampah dan Daur Ulang Tekstil

Minggu, 28 Juni 2026 - 15:05
Mobil-Tangki
Ekonomi

Pertamina Patra Niaga Perkuat Distribusi BBM, Pasokan Nasional Dipastikan Aman

Minggu, 28 Juni 2026 - 13:23
Farida-Farichah
Ekonomi

KDKMP Jadi Senjata Baru UMKM Lombok, Farida Tawarkan Akses Modal dan Pasar

Minggu, 28 Juni 2026 - 10:40
pupuk
Ekonomi

DPR Dorong Percepatan Pengembangan Pupuk Organik

Sabtu, 27 Juni 2026 - 20:02
bahlil
Ekonomi

Sarasehan Kebangsaan KSTI 2026, Bahlil Yakin RI Tak Goyah Hadapi Krisis Energi

Sabtu, 27 Juni 2026 - 17:07

BERITA POPULER

  • Ronaldo

    Hasil Piala Dunia: Ronaldo Pimpin Portugal Berpesta, Inggris Kehilangan Taji di Hadapan Ghana

    1723 shares
    Share 689 Tweet 431
  • Hasil Piala Dunia: Portugal Libas Uzbekistan 5-0, Martinez Sanjung Habis Cristiano Ronaldo

    1691 shares
    Share 676 Tweet 423
  • Hasil Piala Dunia 2026: Kalah Telak dari Prancis, Pelatih Norwegia Sengaja Simpan 10 Pemain Andalan

    1585 shares
    Share 634 Tweet 396
  • Hasil Piala Dunia Grup F: Jepang-Swedia Dampingi Belanda ke Fase Gugur

    1085 shares
    Share 434 Tweet 271
  • Piala Dunia 2026: Nagelsmann Ungkap Penyebab Kekalahan Jerman dari Ekuador

    1012 shares
    Share 405 Tweet 253
David-Alaba
Olahraga

Hasil Piala Dunia Grup J: Argentina Sempurna, Austria-Aljazair Lolos Juga

Editor Ali Rachman
Minggu, 28 Juni 2026 - 11:51

INDOPOSCO.ID - Argentina menutup perjalanan di fase grup Piala Dunia 2026 dengan hasil sempurna. Menghadapi Yordania yang sudah dipastikan tersingkir,...

SelengkapnyaDetails
Pemain-Kolombia

Hasil Piala Dunia Grup K: Portugal Gagal Gusur Kolombia, Kongo Lolos Dramatis

Minggu, 28 Juni 2026 - 09:49
Pemain-Kroasia

Hasil Piala Dunia Grup L: Kroasia-Ghana Temani Inggris ke 32 Besar

Minggu, 28 Juni 2026 - 08:18
Tak Gentar Lawan Argentina, Tanjung Verde Optimistis Tatap Babak 32 Besar Piala Dunia

Tak Gentar Lawan Argentina, Tanjung Verde Optimistis Tatap Babak 32 Besar Piala Dunia

Sabtu, 27 Juni 2026 - 14:18
Hasil Piala Dunia : Tanjung Verde Lolos 32 Besar, Deroy Duarte: Rasanya Seperti Bermimpi

Hasil Piala Dunia : Tanjung Verde Lolos 32 Besar, Deroy Duarte: Rasanya Seperti Bermimpi

Sabtu, 27 Juni 2026 - 13:16
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.