• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Minyak Jatuh dari Tertinggi Multi-Tahun Karena Persediaan AS Meningkat

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Kamis, 7 Oktober 2021 - 10:59
in Ekonomi
indoposco

Ilustrasi - Minyak mentah sedang dipompa ke permukaan di Monterey Shale, California, Amerika Serikat. Antara/Reuters/Lucy Nicholson/am

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Harga minyak jatuh hampir dua persen pada akhir perdagangan Rabu (6/10) atau Kamis (7/10) pagi WIB, mundur dari tertinggi multi-tahun, karena kenaikan tak terduga dalam persediaan minyak mentah AS mendorong pembeli untuk mengambil keuntungan setelah melonjak baru-baru ini.

Minyak mentah berjangka Brent untuk pengiriman Desember anjlok 1,48 dolar AS atau 1,8 persen menjadi menetap di 81, 08 dolar AS per barel, setelah menguat mencapai 83,47 dolar AS, tertinggi sejak Oktober 2018.

BacaJuga:

Inovasi Lingkungan Antar PHR Regional 1 Sabet 15 Penghargaan PROPER

BRI Apresiasi Kerja Sama Pegadaian-SMBC Corporation, Dorong Inklusi Keuangan dan Pemberdayaan Ekonomi Kerakyatan

RUPST OCBC: Laba Rp5,06 Triliun, Transaksi Digital Tembus Rp1.500 Triliun

Minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman November jatuh 1,50 dolar AS atau 1,9 persen menjadi ditutup di 77,43 dolar AS per barel, setelah mencapai 79,78 dolar AS, tertinggi sejak November 2014.

Persediaan minyak mentah AS naik 2,3 juta barel pekan lalu, terhadap ekspektasi untuk penurunan moderat 418 ribu barel, kata Departemen Energi AS. Persediaan bensin juga naik, sementara persediaan distilat turun hanya sedikit.

“Kami melihat beberapa aksi ambil untung karena minyak telah naik secara signifikan,” kata Gary Cunningham, direktur Tradition Energy di Stamford, Conn dikutip Antara, Kamis (7/10/2021).

Harga patokan global Brent telah melonjak lebih dari 50 persen tahun ini, menambah tekanan inflasi yang dapat memperlambat pemulihan dari pandemi Covid-19. Gas alam telah melonjak ke rekor puncak di Eropa dan harga batu bara dari eksportir utama juga mencapai titik tertinggi sepanjang masa.

Lonjakan terbaru dalam harga minyak mentah telah didukung oleh penolakan Organisasi Negara- negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan sekutunya untuk meningkatkan produksi dan kekhawatiran tentang pasokan energi yang ketat secara global.

Pada Senin (4/10/2021), OPEC, Rusia dan sekutu lainnya, yang dikenal sebagai OPEC+, memilih untuk tetap dengan rencana untuk meningkatkan produksi secara bertahap dan tidak meningkatkannya lebih jauh seperti yang telah didesak oleh Amerika Serikat dan negara- negara konsumen lainnya.

Pasar tergelincir pada sore hari setelah Menteri Energi AS Jennifer Granholm, mengatakan kepada Financial Times, membicarakan kemungkinan bahwa Amerika Serikat dapat memerangi harga yang lebih tinggi dengan melepaskan minyak dari cadangan strategis atau berpotensi menghentikan ekspor minyak mentah.

Harga minyak turun setelah berita itu, tetapi penurunannya moderat. Amerika Serikat mengakhiri larangan 40 tahun ekspor minyak mentah pada akhir 2015 dan sekarang mengirimkan lebih dari 3 juta barel minyak mentah setiap hari.

“Saya tidak berpikir kita berada pada titik di mana kita ingin membatasi ekspor minyak mentah atau gas alam,” kata Cunningham.

Produksi AS meningkat menjadi 11,3 juta barel per hari, pulih dari penutupan terkait badai lebih dari sebulan yang lalu menjadi rebound mendekati level tertinggi pandemi tetapi masih jauh dari rekor 13 juta barel per hari yang ditetapkan pada 2019.

Dengan perusahaan serpih membatasi pengeboran untuk berkonsentrasi pada pengembalian investor, produksi AS belum mengimbangi pengurangan oleh OPEC+. (mg1)

Tags: harga minyak duniaminyakOPEC

Berita Terkait.

PROPER
Ekonomi

Inovasi Lingkungan Antar PHR Regional 1 Sabet 15 Penghargaan PROPER

Kamis, 9 April 2026 - 22:04
SMBC
Ekonomi

BRI Apresiasi Kerja Sama Pegadaian-SMBC Corporation, Dorong Inklusi Keuangan dan Pemberdayaan Ekonomi Kerakyatan

Kamis, 9 April 2026 - 19:41
RPUST
Ekonomi

RUPST OCBC: Laba Rp5,06 Triliun, Transaksi Digital Tembus Rp1.500 Triliun

Kamis, 9 April 2026 - 19:21
TIC
Ekonomi

Dorong Ekonomi Hijau, PTSI-ICDX Bangun Ekosistem REC yang Transparan

Kamis, 9 April 2026 - 18:20
Fesyen
Ekonomi

LinkUMKM BRI Dorong Perempuan Pengusaha Fesyen Naik Kelas, Olah Wastra Nusantara Jadi Busana Modern

Kamis, 9 April 2026 - 18:00
Menkop
Ekonomi

Menkop Resmikan Operasional Kopdes Merah Putih di Atuka Papua Tengah, sebagai Pelopor Nasional

Kamis, 9 April 2026 - 16:48

BERITA POPULER

  • Pemain-Persik

    Persik vs Persijap: Macan Putih Dapat Suntikan Tenaga dan Energi Tambahan

    1144 shares
    Share 458 Tweet 286
  • Update Banjir di Jakarta Hari Ini, BPBD: Genangan di 1 RT di Jakbar

    749 shares
    Share 300 Tweet 187
  • Prakiraan Cuaca, Hujan Berpotensi Guyur Sebagian Wilayah Jakarta Hari Ini

    745 shares
    Share 298 Tweet 186
  • Jajan Sembarangan Berujung Operasi, Abew Alami Pembesaran Amandel Parah

    669 shares
    Share 268 Tweet 167
  • Harga Avtur Melonjak hingga 80 Persen, DPR Minta Pemerintah Cegah Tiket Pesawat Ikut Terbang Tinggi

    666 shares
    Share 266 Tweet 167
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.