Ekonomi

Terancam Inflasi AS, Rupiah Melemah

INDOPOSCO.IDNilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Rabu diperkirakan akan cenderung melemah di tengah ancaman inflasi di Amerika Serikat (AS).

Rupiah pagi ini melemah 8 poin atau 0,06 persen ke posisi Rp14. 258 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya Rp 14.250 per dolar AS.

“Faktor penggerak rupiah hari ini diperkirakan masih seputar pertumbuhan ekonomi dalam negeri yang mulai membaik, terlihat dari beberapa data ekonomi belakangan ini,” kata Research& Education Coordinator Valbury Asia Futures Nanang Wahyudin dikala dihubungi di Jakarta, Rabu (10/11).

Baca Juga : Rupiah Ditutup Menguat Jelang Akhir Pekan

Sentimen selanjutnya yaitu kerja sama bilateral antara negara di Asia perihal penggunaan mata uang yang tidak lagi dengan menggunakan dolar.

Ditambah, lagi hampir seimbangnya penggunaan dolar AS dengan mata uang lainnya yang digunakan untuk membayar utang.

“Faktor lainnya dari eksternal datang dari ancaman inflasi AS, yang mana data indeks harga produsen yang naik dan kini data terbaru indeks harga konsumen pun juga diperkirakan akan mengalami kenaikan dari 5,4 persen menjadi 5,9 persen. Selain itu tingkat klaim pengangguran AS pun turun 257 ribu dari 269 ribu,” ujar Nanang seperti dilansir Antara, Rabu (10/11/2021).

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button